Biarpun Sudah Disirtu, Kompleks Relokasi Glagah Tetap Becek Kena Hujan

Pekerjaan oleh pemerintah saat ini masih berfokus pada pembuatan bangket jalan untuk pembuangan besar

Biarpun Sudah Disirtu, Kompleks Relokasi Glagah Tetap Becek Kena Hujan
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Jalan lingkungan komleks hunian relokasi warga terdampak bandara di Temon kembali becek tergenang air setelah hujan menguyur belakangan ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Selain di Palihan, keluhan terkait beceknya jalan lingkungan kompleks relokasi warga terdampak bandara juga muncul di Glagah.

Kondisi serupa memang terjadi di komplek hunian relokasi Glagah meskipun sebagian lahan sudah diuruk dengan material sirtu (pasir dan batu) oleh pemerintah desa.

Pengurukan belum maksimal sehingga genangan air tetap terjadi dan jalan menjadi becek.

"Jalannya becek kena hujan semalaman," jelas warga peserta relokasi yang juga menjabat Dukuh Bapangan Glagah, Suparjo, Selasa(17/10/2017).

Baca: Kompleks Relokasi Warga Terdampak Bandara Kulonprogo Becek Lagi

Menggenangnya air di jalanan itu menurutnya dikarenakan belum adanya saluran parit di tepi jalan dan depan rumah.

Air hujan yang turun tidak mampu terbuang dan akhirnya menggenang.

Pekerjaan oleh pemerintah saat ini masih berfokus pada pembuatan bangket jalan untuk pembuangan besar yang ada di sisi barat dan selatan kompleks.

Warga, lanjut Suparjo, berharap drainase dan selokan di lingkungan rumah segera dibangun.

Sehingga, warga bisa menempati rumah relokasinya dengan tenang tanpa terganggu jalan becek dan genangan air.

“Sudah sekitar separuh warga kami yang tinggal di rumah relokasi," kata SUparjo.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kulonprogo, Sukoco mengatakan, fasilitas jalan umum perlu melalui mekanisme penganggaran terlebih dulu sebelum mulai dilakukan pekerjaan pembangunan.

Penganggaran akan dilakukan pada 2018 mendatang.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved