Breaking News:

Inilah Uniknya Pelantikan Panwascam Kabupaten Magelang

Pelantikan dilakukan sedemikian rupa, sebagai upaya pelestarian budaya daerah.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Pelantikan panwascam Magelang pada Sabtu (14/10/2017) yang kental dengan budaya Jawa 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 63 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Magelang, secara resmi dilantik pada Sabtu (14/10) lalu, di Hotel Ning Tidar, Kecamatan Mertoyudan.

Menariknya, saat dilantik, seluruhnya mengenakan busana Jawa.

Untuk pria memakai surjan, sedangkan perempuan berkebaya.

Ketua Panwaskab Magelang, Habib Shaleh, mengatakan bahwa pelantikan dilakukan sedemikian rupa, sebagai upaya pelestarian budaya daerah.

Selain diwajibkan mengenakan busana Jawa, lanjutnya, setiap Panwascam yang dilantik juga wajib menanam satu batang pohon di teras sekretariat setempat.

Menurut Habib, menanam pohon tersebut, sarat akan filosofi.

Baca: Panwascam di Magelang Diwajibkan Ikuti Tes Narkoba

"Kami wajibkan anggota Panwascam menanam pohon, karena pohon sangat bermanfaat bagi lingkungan. Sejalan dengan itu, kami inginkan, Panwascam pun bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat," katanya.

Habib menjelaskan, 63 Panwascam yang dilantik itu, sebelumnya sudah melewati tahapan seleksi sangat ketat.

Di Kabupaten Magelang sendiri, imbuhnya, menjadi daerah tertinggi kedua di Jawa Tengah dengan pendaftar lebih dari 300 orang, setelah Kabupaten Tegal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved