Puluhan Petinju Berlaga di Kejurda Tinju Amatir DIY 2017
Kemenpora mendukung digelarnya event di daerah untuk meningkatkan prestasi olahraga.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sembilan puluh petinju Yogyakarta saling adu kekuatan dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir DIY 2017 di Dekso, Kalibawang, Kulonprogo, 12-15 Oktober 2017 ini.
Mereka berasal dari empat pengurus kabupaten Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengkab Pertina) yakni dari Sleman, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, dan Kulonprogo.
Ditambah, petinju dari tujuh sasana yakni Sasana Kobra Hitam Bantul, Putra Tama Bantul, Borgol Bantul, Mahesa Jaya Bantul, Trimurti Bantul, Golden Bantul dan Satria Menoreh Kulonprogo.
Seremoni pembukaan kejuaraan ditandai dengan penyerahan sarung tinju oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kementrian Pemuda Olahraga (Kemenpora) Isnanto kepada Ketua Pelaksana Ferry Kuahaty dan disaksikan Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, Kamis (12/10/2017) malam.
Baca: Pria Ini Tinju Muka Hiu Sepanjang 2,7 Meter demi Selamatkan Istri
"Event ini digelar agar atlet tinju DIY bisa mengembangkan bakat dan prestasinya," kata Ferry, Jumat (13/10/2017).
Adapun Isnanto mengatakan bahwa Kemenpora mendukung digelarnya event di daerah untuk meningkatkan prestasi olahraga.
Apalagi, bayak potensi atlet petinju muda terdapat di daerah, misalnya di DIY dan Kulonprogo secara khususnya.
Satu di antaranya yakni Stevanus Herry yang pernah berprestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Hanya saja, hingga saat ini belum ada atlet DIY lain yang bisa menyamai prestasinya.
"Melalui event ini diharapkan muncul petinju andal DIY yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” kata Isnanta.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sarung-tinju_.jpg)