Kemiskinan di DIY Masih Tinggi, Dewan Harapkan Perayaan Pelantikan Sederhana dan Gotong Royong

Masyarakat diharapkan bisa ikut Mangayubagyo atas pelantikan Gubernur.

Kemiskinan di DIY Masih Tinggi, Dewan Harapkan Perayaan Pelantikan Sederhana dan Gotong Royong
TRIBUNJOGJA.COM / Dwi Nourma Handito
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perayaan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY diharapkan dilakukan secara sederhana dan mengutamakan gotong royong masyarakat.

Mengingat Daerah Istimewa Yogyakarta masih memiliki PR yakni angka kemiskinan dan kesenjangan yang tinggi.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengatakan masyarakat memang diharapkan bisa ikut Mangayubagyo atas pelantikan Gubernur.

Meskipun sampai saat ini, belum ada keputusan resmi atau surat resmi dari pusat yang diterima DPRD DIY terkait pelantikan ini.

Menurut Eko, jika nantinya digelar pesta rakyat maka pesta rakyat tersebut menurutnya agar sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat.

"Pertama soal pesta rakyat, pesta rakyat adalah pesta yang diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, kalau mau ikut merayakan ya ayo kita rayakan dengan skema gotong royong, jadi tidak dengan danais atau dengan APBD," katanya.

Menurutnya anggaran yang ada mestinya digunakan atau dialokasikan untuk kepentingan yang lain yang lebih mendesak.

Misalnya, pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan.

Sementara jika pelantikan dilakukan di Jakarta, maka itu dianggap akan lebih menghemat menurutnya, karena proses disana dibiayai oleh APBN.

Halaman
12
Penulis: dnh
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved