Breaking News:

PKS Jadi Sarana Pendidikan Karakter

PKS adalah bentuk kerjasama antara kepolisian dan sekolah agar pendidikan berlalulintas diterapkan di sekolah-sekolah.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Direktur Lalulintas Polda DIY, Kombes Pol Latif Usman memberikan hadiah kepada lima sekolah yang bertanding dalam lomba Patroli Keamanan Sekolah, Rabu (20/9). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri sebut Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dan Polisi Cilik menjadi sarana untuk menerapkan pendidikan karakter.

Dengan PKS dan Pocil, maka dapat membuat etika berlalulintas dapat tertanam dalam diri siswa.

Dijumpai saat lomba final PKS di halaman Mapolda DIY, Dofiri mengatakan bahwa PKS adalah bentuk kerjasama antara kepolisian dan sekolah agar pendidikan berlalulintas diterapkan di sekolah-sekolah.

"Ini  wujud pendidikan karakter, sama dengan halnya pramuka, dokter cilik, atau yang lainnya, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan disiplin, kekompakan, semangat dan cinta tanah air kepada para siswa," ujarnya, Rabu (20/9).

Ia juga berharap dengan pengetahuan berlalulintas yang tertanam di diri para siswa, maka jumlah kecelakaan dan fatalitas karena kecelakaan dapat berkurang.

"Satu caranya adalah penanaman etika berlalu lintas sejak usia dini mulai TK sampai SMA. Kita gaungkan terus bagaimana menaati peraturan lalulintas di jalan," tambahnya.

Sementara itu Direktur Lalulintas Polda DIY Kombes Pol Latif Usman mengatakan bahwa mungkin etika berlalulintas tidak dapat dirasakan sekarang.

Karena usia mereka masih belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor.

"Namun 5 atau 10 tahun yang akan datang baru terasa manfaatnya. Kami menyiapkan perilaku mereka dari usia dini," jelasnya.

Namun demikian, tantangan kepolisian adalah menerapkan etika berlalulintas pada anak SMA dan kalangan mahasiswa.

"Tidak mungkin memberi doktrin kepada mereka, karena mereka memiliki pemikiran sendiri. Mereka tahu dan paham aturan itu, tapi untuk melakukannya yang enggak mau," jelasnya.

Namun upaya untuk terus menggaungkan etika berlalulintas akan terus dilakukan.

Ia pun berharap ke depanya agar para siswa ini justru dapat memberikan contoh untuk orang dewasa di sekitar lingkungannya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved