Delapan Anggota WTT Minta Relokasi Magersari

Delapan warga golongan tidak mampu dan tak memungkinkan punya hunian baru secara mandiri itu menginginkan bisa ikut program relokasi dari pemerintah.

Delapan Anggota WTT Minta Relokasi Magersari
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu Nugraha
suasana audiensi perwakilan warga terdampak bandara dengan bupati kulonprogo, kamis (14/9/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sedikitnya ada delapan anggota Wahana Tri Tunggal terdampak pembangunan bandara yang berharap terfasilitasi program relokasi dari pemerintah daerah.

Mereka terbilang golongan warga kurang mampu secara ekonomi.

Ketua WTT, Martono mengatakan, delapan warga itu menginginkan bisa ikut program relokasi dari pemerintah.

Mereka berasal dari golongan tidak mampu dan tak memungkinkan punya hunian baru secara mandiri.

Sedangkan anggota WTT lainnya pindah rumah sendiri.

"Kecenderungannya mereka ingin ikut ke magersari (Paku Alam Ground)," kata Martono, Senin (18/9/2017).

Relokasi sebagian warga WTT ke lahan magersari PAG itu tentu saja butuh proses cukup panjang dan bukan tidak mungkin program relokasi susulan tidak akan dilakukan tahun ini juga.

Sementara, pihak pemrakarsa pembangunan bandara sudah mengejar warga untuk segera pindah dari lahannya.

Alternatif solusi terdekat yang bisa dilakukan menurut Martono adalah menampung delapan warga itu di rumah sanak familinya atau sesama anggota WTT.

"Tidak masalah. Sementara waktu bisa nitip di rumah sanak keluarganya," kata dia.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved