Wow, Pengakses Obat ARV Meningkat Tajam

Tahun ini puskesmas Gedongtengen telah mengajukan penambahan kebutuhan ARV sebanyak 10-20 persen demi pemenuhan kebutuhan.

Penulis: gil | Editor: Gaya Lufityanti
internet

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasien penderita HIV/AIDS yang mengakses obat Antiretroviral atau ARV di Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta mengalami peningkatan tajam pada tahun ini dibanding tahun lalu.

Kepala Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta, Tri Kusumo Bawono mengatakan, pelayanan terhadap pasien penderita HIV/AIDS semakin dimudahkan.

Sehingga pengakses obat ARV yang berfungsi mencegah pertumbuhan virus HV/AIDS tersebut mengalami kenaikan yang cukup tajam.

Disebutkannya, tahun 2016 pengakses ARV secara rutin tercatat sebanyak 30 orang.

Sedang di tahun 2017 hingga bulan September sudah ada 216 pasien yang mengakses obat ARV.

"Layanan untuk penderita HIV/AIDS di Puskesmas Gedongtengen sudah semakin mudah dengan adanya pengobatan langsung oleh dokter spesialis sehingga pasien tidak perlu datang ke rumah sakit. Pun kami juga melakukan pendekatan pelayanan yang ramah untuk penderita HIV/AIDS," ujar Tri pada Minggu (17/9/2017).

Walau pengakses meningkat tajam, Tri menjamin stok obat ARV selalu tersedia.

Jika stok obat habis, pihaknya akan meminta stok dari puskesmas lain yang juga melayani ARV namun jumlah pasiennya tidak terlalu banyak, seperti puskesmas di Umbulharjo 1 dan Mantrijeron.

Pun, tahun ini puskesmas Gedongtengen telah mengajukan penambahan kebutuhan ARV sebanyak 10-20 persen demi pemenuhan kebutuhan.

Obat ARV diberikan melalui resep oleh dokter dan diperoleh secara gratis oleh pemerintah.

Tri menjelaskan, tahun 2017 Puskesmas Gedongtengen mencatat sudah ada 60 temuan kasus terbaru.

Sedangkan di tahun 2016 tercatat 130 temuan dan tahun 2015 sebanyak 92 temuan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved