Terkendala Sumber Air Bersih, PDAM Tirta Mandiri Distribusikan Air dari Sumber di Wilayah Lain

Penggunaan air baku yang ada di tiga wilayah kecamatan tidak memungkinkan lantaran kualitasnya yang tidak layak konsumsi.

Terkendala Sumber Air Bersih, PDAM Tirta Mandiri Distribusikan Air dari Sumber di Wilayah Lain
PDAM 

TRIBUNJOGJA.COM – Meski menargetkan layanan air bersih di Kecamatan Karangdowo, Juwiring, dan Wonosari, PDAM Tirta Merapi terkendala beberapa faktor.

Di antara ketersediaan sumber air bersih yang akan didistribusi kepada masyarakat.

Direktur Utama PDAM Tirta Mandiri, Irawan Margono mengatakan penggunaan air baku yang ada di tiga wilayah kecamatan tidak memungkinkan lantaran kualitasnya yang tidak layak konsumsi.

Sehingga solusinya adalah mendistribusikan air bersih dari sumber di wilayah lain.

“Ada juga opsi untuk menggunakan sumur dalam, tapi dibutuhkan kajian terlebih dahulu,” ungkapnya.

Menurutnya jika menggunakan pilihan mengalirkan air dari wilayah lain, maka dibutuhkan jaringan perpipaan yang memadahi.

Ia mencontohkan sumber air yang digunakan dari sumber Ngingas di Kecamatan Tulung untuk wilayah Karangdowo, maka dibutuhkan hampir 30 kilometer jaringan pipa.

“Untuk kebutuhannya tentu besar karena kondisi daerah distribusi dengan sumber air yang jauh. Karena bagaimanapun yang perlu diperhatikan adalah kualitas air bersihnya,” paparnya.

Irawan mengakui pihaknya belum menghitung secara pasti kebutuhannya.

Namun untuk pembangunan jaringan sejauh itu diperkirakan membutuhkan dana lebih dari Rp 20 miliar.

“Kami akui, besarnya biaya yang dibutuhkan sangat besar. Untuk itu, kami mengajak pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkab Klaten dan Pemprov Jawa Tengah untuk andil mewujudkan hal ini. Karena kebutuhan masyarakat akan jaringan air bersih sangat mendesak,” katanya. (*)

Penulis: ang
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved