Adira Finance Incar Kalangan Menengah ke Bawah dengan Kredit Durable
Untuk pembiayaan durable sendiri, mayoritas dipakai untuk pembiayaan produk elektronik.
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perusahaan pembiayaan PT Adira Finace sepertinya makin menikmati bisnis pembiayaan produk durable. Kontribusi dari segmen pembiayaan ini mengalami kenaikan dari tahun lalu.
Karena masih terbilang sebagai bisnis baru bagi perseroan, Branch Manager Sales Service and Distribution Adira Finance Cabang Yogyakarta 3 Gatot Subroto menyebut tahun lalu kontribusi segmen pembiayaan durable memang masih mini.
Namun ditahun ini kontribusi dari segmen ini terus mengalami kenaikan.
"Pertumbuhannya mencapai dua kali lipat, jika tahun pertama hanya sekitar 50 barang per bulan kini sudah mencapai 200 barang,” ujarnya, Kamis (14/9/2017).
Untuk pembiayaan durable sendiri, mayoritas dipakai untuk pembiayaan produk elektronik.
Sementara sisanya juga dipakai untuk pembiayaan alat rumah tangga lainnya seperti produk furnitur.
“Pembiayaan ini sangat fleksibel mulai dari smartphone, laptop sampai home appliance. Dengan sistem yang mudah,” ujarnya.
Pembiayaan durable yang menyasar kalangan menengah ke bawah ini juga disebutnya ikut menjadi salah satu penolong saat bisnis pembiayaan otomotif masih menghadapi tantangan yang cukup ketat pada tahun ini.
“Pembiayaan durable sangat diminati, karena mobilisasi transportasi onlen, meski ada pengaruh tetapi tidak terlalu signifikan untuk Adira Finace di wilayah Jogja,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2016, anak usaha Bank Danamon ini di setiap kantor Cabang di Yogyakarta menyakurkan pembiayaan rata-rata Rp15 Miliar per bulan. Dan rata-rata pertumbuhannya mencapai 4-5% per tahun.(tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jp-adira-tentang-fun-walk_20170914_145244.jpg)