Gunakan Surat Miskin Daftarkan Anaknya, Kapolsek Ini Minta Maaf dan Pindahkan Sekolah Anak

Marhalam meminta waktu tersebut, supaya anaknya dapat menyelesaikan urusan sebagai bendahara kelas di kelasnya, dan pamit kepada teman-teman sekelas.

Gunakan Surat Miskin Daftarkan Anaknya, Kapolsek Ini Minta Maaf dan Pindahkan Sekolah Anak
facebook
Kapolsek Galang AKP Marhalam Napitupulu 

TRIBUNJOGJA.COM - Kapolsek Galang AKP Marhalam Napitupulu, yang memasukkan anaknya ke SMA Negeri 1 Medan melalui jalur rawan melanjutkan pendidikan (RMP) menggunakan surat miskin, bersedia memindahkan anaknya.

Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut) mengambil kebijakan mengeluarkan dua siswa dari SMAN 1 Medan, karena tak berhak menggunakan jalur RMP. Sebab, secara ekonomi dua siswa tersebut tergolong mampu.

"Untuk kebaikan semua pihak, izinkanlah kami undur diri dari sekolah SMAN 1 Medan, dan anak kami NF dapat diberi kesempatan mengikuti proses belajar mengajar pada Sabtu dan Senin," ujar Marhalam pada pesan singkat Whatsapp, Jumat (8/9/2017).

Dalam keterangan tertulisnya, Marhalam meminta waktu tersebut, supaya anaknya dapat menyelesaikan urusan sebagai bendahara kelas di kelasnya, dan pamit kepada teman-teman sekelasnya.

"Terima kasih dan mohon maaf, jika ada langkah dan sikap anak kami yang kurang berkenan selama bersekolah di SMAN 1 Medan," tambah Marhalam.

Sikap Marhalam tersebut diapresiasi Humas SMAN 1 Medan, Buang Agus.

"Iya, salut untuk beliau. Beliau dengan lapang dada mengikuti keputusan untuk memindahkan anaknya, permintaan supaya anaknya belajar hingga Senin saya kira tidak masalah," ujarnya, Jumat.

Ia mengatakan, permintaan tersebut sudah disampaikan kepadanya melalui sambungan telepon, dan SMAN 1 sudah maklum dan akan memberi kesepatan kepada anaknya melakukan perpisahan dengan teman-temannya.

Sementara itu, pengusaha event organizer, Yandrinal Amiruddin yang juga memasukkan anaknya menggunakan surat miskin ke SMAN 1 Medan menolak anaknya dipindah ke SMA swasta, dan akan mengambil langkah hukum.

Atas langkah hukum tersebut, Yadrinal belum memberikan tanggapan.

Halaman
12
Editor: oda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved