PSIM Yogyakarta
Puncak Perayaan HUT ke-88 PSIM, Potong Tumpeng dengan Iringan Lagu 'AYDK'
Puncak perayaan hari jadi PSIM digelar di Monumen PSSI yang terletak di komplek Wisma PSIM, Selasa (5/9/2017) malam.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tepat pada 5 September hari ini, PSIM Yogyakarta genap berusia 88 tahun.
Berbagai kegiatan pun digelar oleh manajemen dan suporter untuk merayakan hari jadi tim berjuluk Laskar Mataram ini.
PSIM lahir tepat pada 5 September 1929 silam. Awalnya, tim berjuluk Laskar Mataram ini bernama Persatuan Sepak raga Mataram(PSM).
Namun pada 27 Juli 1930, nama PSM dirubah menjadi PSIM dan bertahan hingga saat ini.
Puncak perayaan hari jadi PSIM digelar di Monumen PSSI yang terletak di komplek Wisma PSIM, Selasa (5/9/2017) malam.
Baca: VIDEO : Kompak dan Meriah, Suporter PSIM Rayakan HUT ke-88 Laskar Mataram di Tugu Pal Putih
Peringatan hari jadi ke-88 PSIM digelar dengan sederhana namun penuh makna.
Pada perayaan hari jadi PSIM ke-88 ini, manajemen mengemasnya dalam suasana kekeluargaan yang memang selama ini menjadi salah satu kelebihan berjuluk Laskar Mataram ini.
Pesta hari jadi diawali dengan pentas akustik salah satu band lokal. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pengajian yang dihadiri oleh anak-anak yatim piatu.
Seusai pengajian, manajemen dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Purwadi, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada anak-anak yatim piatu.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilaksanakan oleh sesepuh PSIM yang juga sekaligus ketua umum KONI DIY, Hadianto Ismangoen.
Pemotongan tumpeng diiringi dengan nyanyian "Aku Yakin Dengan Kamu (AYDK)" oleh seluruh pemain, suporter, manajemen dan tamu undangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/potong-tumpeng-psim_20170905_203928.jpg)