Yogyakomtek 2017 Dilirik Para Vendor International

Bahkan intel, memboyong prosesor paling canggihnya Core i9 setelah debut globalkan untuk diuji di Yogyakomtek 2017.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pameran akbar komputer Yogyakomtek 2017 yang digelar Apkomindo pada 2-6 September 2017 di Jogja Expo Center (JEC) menunjukkan bukti bahwa produk-produk baru IT tetap menyita perhatian dan diminati masyarakat

 Ini adalah gelaran Yogyakomtek kali ke-20 sejak diselenggarakan pertama kali pada 1997.

Hebatnya, reputasi ajang tahunan ini juga menjadi perhatian para organisasi dan vendor IT internasional, salah satunya HWbot World Tour (HWT) yang diselenggarakan HWBot.org dalam rangka memperkenalkan overclocking ke seluruh dunia.

“Di Yogyakomtek 2017 ini pula untuk para overclocker kawakan, bakal mengikuti babak penyisihan (OCWC (Overcloking World Championship). Kompetisi ini untuk mencari pemenang untuk diboyong ke finalnya, di Jerman,” kata Ketua Panitia Yogyakomtek 2017, Willy Sudjono, Senin (4/9/2017).

Oleh karena reputasi dunia ini pula, Willy mengatakan banyak vendor IT yang jauh-jauh dari luar negeri datang ke Kota Gudeg, hanya untuk menyaksikan Yogyakomtek 2017.

Bahkan intel, memboyong prosesor paling canggihnya Core i9 setelah debut globalkan untuk diuji di Yogyakomtek 2017.

“vendor intel saja untuk membangun area experience zone di Yogyakomtek 2017 ini, merogoh kocek sampai Rp1,5 miliar. Ini luar biasa. Vendor-vendor lain juga datang dari SingapurA, Taiwan dan Jepang,” kata Willy.

Tak ketinggalan, Grand Final Intel Game Time Dota 2 Tournament yang merupakan puncak perjuangan team Indonesia.

Setelah bertanding  di 3 kota, yakni Jakarta, Bandung dan Yogyakarta, 8 team terbaik akan bertarung di babak final di Yogyakomtek 2017.

Kemegahan dan derasnya perkembangan bidang IT ini juga turut menarik perhatian pendiri sekaligus Rektor Universitas Amikom, Muhammad Suyanto, untuk datang langsung mengunjungi berbagai booth dan ajang kreatifitas yang dihelat Apkomindo DIY itu.

“Tentu saya tertarik, di Yogyakomtek 2017 banyak SDM Amikom terlibat baik peserta kompetisi, maupun peserta pameran. Bukan hanya bisnis namun juga industri kreatif ikut bertumbuh,” kata Suyanto.

Suyanto juga mengapresiasi Apkomindo melalui Yogyakomtek yang konsisten dengan edukasi dan mengembangkan industri kreatif. Ia mencontohkan semakin banyak konten kreatif yang dapat dihasilkan akan meningkatkan peluang bagi konten kreatif lokal diterima oleh masyarakat dunia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved