Kasus Bullying di SMA Taruna Nusantara

Kasus Bullying di SMA Taruna Nusantara Magelang, Pihak Sekolah Janji Bakal Gali Info Lebih Dalam

Bahkan, sejauh ini SMA TN belum mengetahui laporan orangtua anak korban ke Polres Magelang.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
ist
SMA Taruna Nusantara 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kasus perundungan (bullying) terjadi di SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang.

Seorang siswa berinisial MIH (15), disinyalir menjadi korban tindak kekerasan oleh rekan seangkatannya.

Berdasar informasi yang diperoleh, kasus bullying ini terjadi pada Kamis (31/8/2017) malam lalu, atau di luar kegiatan belajar mengajar sekolah.

Baca: Satu Siswa Jadi Korban Bullying di SMA TN Magelang, Ia Dipukul dan Dipaksa Berkelahi Rekannya

Menanggapi kabar tersebut, pihak sekolah pun mengaku sama sekali tidak percaya.

Bahkan, sejauh ini SMA TN belum mengetahui laporan orangtua anak korban ke Polres Magelang.

"Saya tidak tahu, apakah benar ada laporan bullying terhadap siswa SMA TN. Saya tidak tahu, siapa yang melapor dan kepada siapa yang melapor," ujar Kepala Humas SMA TN, Cecep Iskandar, Senin (4/9/2017).

Walau begitu, Cecep mengaku sempat mendengar kabar bullying yang terjadi di sekolahnya.

Pihak sekolah pun disebutnya langsung mengumpulkan para guru untuk mencari tahu terkait waktu serta lokasi kejadian.

Baca: Kasus Bullying di SMA Taruna Nusantara Magelang, Pihak Sekolah Mengaku Belum Dapatkan Info Detilnya

Terlebih, lanjut Cecep, setiap satuan, mulai dari graha, kelas, hingga kamar, terdapat pamong yang bertugas sebagai pengawas siswa.

Sehingga, tidak mungkin ada kegiatan, atau tingkah laku murid yang terlepas dari pantauan. Kalaupun memang ada yang tidak terpantau, pihaknya selalu berusaha untuk meminimalisir.

"Kami juga sudah periksa ke anak-anak tadi siang, tapi mereka hanya meresponnya dengan tertawa-tawa, karena menganggapnya guyonan. DI otak mereka, tidak ada pikiran untuk melakukan bullying semacam itu ," cetusnya.

Akan tetapi, Cecep berujar, jika memang benar terjadi bullying di SMA TN, pihaknya berjanji akan mencari tahu lebih dalam, dengan kekhawatiran ada kegiatan-kegiatan siswa yang luput dari pantauan.

"Kalau besok ada perkembangan, pasti saya sampaikan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved