Budi Prayitno Didapuk Jadi Ketua DPRD Kota Magelang

Sebelumnya, pihak DPP PDI Perjuangan juga sudah mengirimkan surat penunjukannya.

Budi Prayitno Didapuk Jadi Ketua DPRD Kota Magelang
ranseltua.blogspot.com
Kota Magelang 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ketua Komisi C DPRD Kota Magelang dari Fraksi PDI Perjuangan, Budi Prayitno, secara resmi didapuk menjadi ketua DPRD yang baru, setelah mendapat persetujuan dari anggota legislatif lainnya.

Sebelumnya, pihak DPP PDI Perjuangan juga sudah mengirimkan surat penunjukannya.

Sekadar informasi, kursi ketua DPRD Kota Magelang terpaksa bergeser, setelah ketua sebelumnya, HY Endi Darmawan berpulang pada Senin (17/7/2017) silam.

Selanjutnya, untuk sementara waktu, berdasar musyawarah bersama, Wakil Ketua DPRD Titik Utami, ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua.

Saat dijumpai Kamis (31/8) sore, seusai rapat paripurna di kantor DPRD setempat, Udik mengatakan, bahwa penunjukan dirinya,

sudah sesuai dengan tata tertib DPRD yang berlaku. Lanjutnya, tampuk pimpinan, atau Ketua DPRD, secara otomatis berhak disandang oleh wakil dari partai pemenang Pemilu, yakni PDI Perjuangan.

"Mekanismenya adalah dari DPC, mengusulkan ke DPP. Kemudian, dari DPP kemarin sudah turun dan menunjuk saya sebagai ketua, untuk menggantikan posisi Pak Endi Darmawan yang meninggal dunia," katanya.

Udik menjelaskan, setelah surat resmi dari DPP turun, pimpinan DPRD lantas menindaklanjuti dengan menggelar rapat paripurna, untuk menyamakan persepsi dan secara bersama-sama menyepakati penunjukan dirinya.

Hasilnya, setelah melewati rangkaian proses tersebut, ia mendapat persetujuan untuk menduduki kursi ketua DPRD.

"Sudah ada kesepakatan di rapat paripurna. Sudah sepakat. Hasil rapatnya, akan langsung dikirim ke Gubernur Jawa Tengah, melalui Wali Kota Magelang," jelasnya.

Walau begitu, Udik tetap tidak bisa serta merta langsung menduduki posisi ketua DPRD Kota Magelang.

Sebab, terangnya, dalam mekanisme yang berlaku, ia masih harus menunggu surat keputusan (SK) penetapannya sebagai ketua.

Paling tidak, imbuhnya, SK tersebut, bakal turun sekitar 24 hari kedepan.

"Maksimal 10 hari hingga diterima oleh Gubernur. Kemudian, dari Gubernur kembali ke kami untuk SK-nya maksimal 14 hari. Jadi, penetapan sebagai ketua menunggu SK itu, sekitar 24 hari," ucapnya. (*)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved