Sah! Ada Program Professor Goes to School di Yogyakarta
Program ini bertujuan memeratakan mutu pendidikan sekolah dalam semua jejaring DIY.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Sulistiono
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Univesitas Gajah Mada melaunching program Professor Goes to School di ruang Pandawa Kompleks Balai Kota, Kamis (31/8/2017) siang ini. Program ini bertujuan memeratakan mutu pendidikan sekolah dalam semua jejaring DIY.
Launching perdana ini diikuti 250 pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru SLTP/SLTA atau yang sederajat se-Kota Yogyakarta. Mereka datang mengenakan busana Jawa.
"Melalui program profesor masuk sekolah (PMS) ini siswa diharapkan lebih mudah menemukan sesuatu yang baru dari proses belajarnya," ujar Wakil Ketua Dewan Pendidikan DIY, Hari Dendi.
Selain itu, melalui PMS diharapkan menjadikan proses pendidikan sebagai peristiwa dan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Sehingga, merangsang setiap individu untuk tumbuh menjadi pribadi yang matang dan dewasa.
Hari Dendi menambahkan, program PMS ini sekaligus mengukuhkan pencanangan guru sebagai profesi melalui ikhtiar untuk meningkatkan mutu guru. Dengan demikian, guru layak menyandang predikat "pahlawan pembangunan insan cendekia".
Perlu diketahui, program ini ada dalam rangka mendukung program "Science for All" yang diperluas cakupannya sampai ke jenjang pendidikan menengah. Bahkan, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X telah melontarkan ide tentang penerapan program PMS bercermin dari Jepang. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/profesor-masuk-sekolah_20170831_130121.jpg)