Laporan Kasus Penipuan Mendominasi di DIY,  Sehari Bisa Sampai Segini Jumlahnya

Kasus penipuan di DIY masih tinggi lantaran pelaku penipuan masyarakat yang memiliki uang dan tidak memiliki pengetahuan dalam berinvestasi.

Laporan Kasus Penipuan Mendominasi di DIY,  Sehari Bisa Sampai Segini Jumlahnya
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasus penipuan menjadi kasus yang paling banyak dilaporkan ke Polda DIY. Penipu memanfaatkan minimnya literasi masyarakat terhadap bisnis keuangan.

Kanit 2 Subdit I Perbankan Ditreskrimsus Polda DIY Kompol Sarwendo mengatakan, penipuan menjadi kasus nomor satu paling banyak dilaporkan di Polda DIY, baru diikuti pencurian dan narkotika.

Adapun laporan kasus penipuan dalam sehari rata-rata ada tiga laporan yang masuk.

"Belum lagi yang mereka melapor ke Polsek atau Polres setempat. 60 persen laporan tersebut dapat diselesaikan, ada yang secara penegakan hukum atau melalui kesepakatan," ungkap kompol Sarwendo pada Kamis (31/8/2017).

Baca: Tren Modus Penipuan Investasi di DIY Berubah-ubah

Menurutnya, kasus penipuan di DIY masih tinggi lantaran pelaku penipuan masyarakat yang memiliki uang dan tidak memiliki pengetahuan dalam berinvestasi.

Masyarakat banyak yang belum tersentuh informasi tentang bisnis keuangan.

Selain itu, masyarakat Yogyakarta banyak yang masih mengemban budaya atau perilaku khas.

"Yakni budaya merasa tidak enak, misalnya ikut investasi karena tidak enak menolak ajakan teman. Nah budaya ini perlu dikajo lebih lanjut, perlu dipertahankan atau tidak," ungkapnya.

Baca: LO DIY Gelar Workshop Investasi Abal-abal

Baca: Pamela Duo Srigala Joget Seperti Ini, Warganet : Ini Bener-bener Tanda Kiamat !

Pun ditambah, masyarakat cenderung mencari hasil yang instans. Perilaku ini dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku penipuan dengan memberikan iming-iming investasi jangka pendek dengan keuntungan fantastis. (*)

Penulis: gil
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved