Dirampok, Wanita Paruh Baya Ini Ditusuk Sampai 5 Kali. Diduga Penyebabnya Ini

Lia merupakan korban perampokan yang tewas akibat mengalami lima tusukan di sekujur tubuhnya.

Dirampok, Wanita Paruh Baya Ini Ditusuk Sampai 5 Kali. Diduga Penyebabnya Ini
tribunnews
penusukan (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM - Pencurian dengan kekerasan (Curas) terjadi di kawasan Bengkong tepatnya di komplek Taman harapan Indah, Sabtu ‎(26/8/2017 sekitar pukul 23.50 WIB.

Akibat kejadian tersebut, seorang korban bernama Lia Astuti (60) meninggal dunia dan saat ini berada di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam.

Dari informasi awal di rumah sakit, Lia merupakan korban perampokan yang tewas akibat mengalami lima tusukan di sekujur tubuhnya.

Tusukan tersebut dialami Lia setelah ia hendak melawan saat pelaku mencoba mendekatinya.

"Ada lima tusukan di sekujur tubuh. Dia banyak kehabisan darah," sebut seseorang dirumah sakit.

Beberapa tusukan tersebut dibagian bahu sebelah kiri, dada sebelah kanan, perut bagian depan, perut bagian samping kiri dan dibagian jari korban.

"Menurut warga tadi memang sempat terjadi perlawanan. Dia langsung jatuh di jalan usai di rampok," sebut saksi.

Korban tewas ditikam oleh seorang pencuri.
Korban tewas ditikam oleh seorang pencuri. (tribunbatam)

Korban penikaman diketahui tinggal sendiri dirumahnya. Beberapa anaknya berada di luar kota.

Sementara suaminya baru saja meninggal. Hal tersebut dikatakan salah satu tetangga korban yang ditemui di rumah sakit.

Diduga, ia menjadi korban perampokan karena menggunakan perhiasan yang terlalu mencolok.

Satpam rumah sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Seraya, Batammengatakan, saat dirumah sakit, ada beberapa perhiasan yang masih menempel di badannya. ‎

Semua perhiasan tersebut kemudian di buka pihak rumah sakit dan diserahkan kepada kerabat korban yang sempat datang ke rumah sakit.

"Sudah dibuka semua. Dan barang-barangnya diserahkan kepada kerabatnya," ‎sebut seorang satpam rumah sakit.

Pantauan Tribun Batam dilapangan, sejauh ini polisi masih berada di rumah sakit untuk mengidentifikasi jenazah korban. (tribunbatam)

Editor: oda
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved