Baru 10 Persen Jalan di Klaten Yang Diperbaiki
Total pemeliharaan rutin mencapai 40 kilometer dan 26 kilometer untuk peningkatan kelas jalan.
Penulis: ang | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Meski sudah pertengahan tahun anggaran 2017, proses pengerjaan perbaikan jalan belum mencapai 50 persen. Kondisi tersebut terjadi lantaran sempat terkendala gagal lelang.
Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Klaten, Suryanto mengatakan perbaikan jalan berupa pemiliharaan rutin dan peningkatan kelas jalan mencakup 90 ruas.
Total pemeliharaan rutin mencapai 40 kilometer dan 26 kilometer untuk peningkatan kelas jalan.
"Untuk pemeliharaan jalan sekarang ini sudah 10 persen, peningkatan jalan sekitar 30-40 persen," ungkapnya, Minggu (27/8/2017).
Menurutnya pemeliharaan rutin berupa tambal sulam pada ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan. Seperti ruas berlubang hingga pengelupasan lapisan aspal.
"Pemeliharaan ini dilakukan merata, jadi bukaan total di satu ruas. Kami lihat kerusakannya dulu seperti apa," paparnya.
Sedangkan peningkatan kelas jalan berupa pelapisan ulang aspal hingga betonisasi.
Khusus betonisasi, diprioritaskan di jalur-jalur galian C, di antaranya Dompol-Pulowatu, Pasar Kembang, Sendanglebak-Karanglo, Pakis-Wonosari, dan Manisrenggo-Kadilajo.
"Dana untuk pembetonan kisaran Rp 50 miliar yang dianggarkan dari DAK (Dana Alokasi Khusus), APBD murni serta dari bantuan Pemprov Jawa Tengah. Sedangkan total anggaran peningkatan jalan di tahun ini sekitar Rp 118 miliar," katanya.
Suyanto mengakui ada satu ruas jalan yang masuk dalam pemeliharaan mengalami gagal lelang. Hal ini terjadi karena tidak adanya peminat.
"Satu ruas jalan, yaitu Jalan Kesatrian Klaten Utara dengan nilai Rp 300 juta mengalami gagal lelang hingga dua kali," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/perbaikan-jalan-di-klaten_20170713_103111.jpg)