Breaking News:

Tanggapi Hoax, Aher Sebut Perlu Jurnalisme Tabayyun

Memang saat ini pers tidak murni-murni amat karena ada politis yang memiliki media. Namun demikian prinsip tetap harus dijaga

Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM | Rento Ari Nugroho
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menghadiri diskusi public relation di hotel Grand Keisha, Rabu (23/8/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menghadiri diskusi public relation di hotel Grand Keisha, Rabu (23/8/2017).

Pada diskusi yang dihadiri praktisi hubungan masyarakat (humas) ini, Aher memaparkan sejumlah prinsipnya ketika menghadapi berita hoax.

Mengenakan batik biru-kuning, Aher datang sekitar pukul 14.45 dan didapuk menjadi pembicara pertama dalam ajang "The Power of Public Relations in the Fake News and Hoax Era."

Menurut Aher, dalam menghadapi serangan hoax, masyarakat dan khususnya praktisi Public Relations bisa menerapkan Jurnalisme Tabayyun.

"Katakan apa adanya. Memang saat ini pers tidak murni-murni amat karena ada politis yang memiliki media. Namun demikian prinsip tetap harus dijaga. Tanpa dikurangi, tanpa ditambahi," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved