Kasus Dugaan Uang Palsu di ATM, Polisi Fokus ke Pihak Ketiga

Ditanya apakah polisi mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus ini, Kapolres mengatakan ada kesulitan yang dihadapi.

Penulis: dnh | Editor: oda
Tribun Jogja/ Dwi Nourma Handito
Uang yang diduga palsu yang berasal dari ATM Bank Mandiri KCP Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan uang palsu yang keluar dari mesin ATM Bank Mandiri Paseban.

Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi mengatakan saat ini pihaknya masih fokus terhadap pihak ketiga.

Kapolres ditemui usai mengikuti upacara HUT RI di Lapangan Trirenggo, Bantul Kamis (17/8/2017) mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.

"Belum selesai masih dalam penyelidikan, kemarin kita ketemu vendornya ada beberapa yang kita periksa kita mintakan keterangan. Hanya atas tugas dan peran mereka apakah ada unsur lalai atau tidak unsur kesengajaan atau tidak," kata Kapolres.

Baca: Nasabah Bank Mandiri dari Bantul Ini Melaporkan Ada Dugaan Uang Palsu dari ATM

 Ditanya apakah polisi mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus ini, Kapolres mengatakan ada kesulitan yang dihadapi.

Namun pihaknya terus berusaha dan melakukan penyelidikan secara optimal.

"Ya kalau kesulitan pasti ada, namun demikian sepanjang proses penyelidikan belum kita laksanakan gelar selama itu masih kita laksanakan upaya-upaya untuk mengumpulkan informasi informasi membuat terang kejadian yang dimaksud," terangnya.

Atas hal tersebut belum ada tersangka yang ditetapkan.

Kapolres mengatakan ada sedikit kesulitan dalam pembuktian dan menurutnya harus diurai terkait dengan adanya jeda waktu saat pelapor mengambil uang dan kemudian disetorkan ke bank yang berbeda dalam hal ini Bank BRI Unit Niten.

"Ada sela waktu dari bank ke rumah dari rumah ke bank lagi itu yang, celah celah itu kita agak kesulitan untuk ini. Namun demikian tetap akan kita optimalkan penyelidikan, sementara ini kita fokus ke pihak ketiga," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved