Meski Didorong 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, Saryan Enggan Nyalon

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD setempat, Saryan Adi Yanto, memutuskan untuk tidak mencalonkan diri

Meski Didorong 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, Saryan Enggan Nyalon
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
Meski mendapat dorongan dari 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang untuk maju dalam Pilkada 2018 mendatang, Saryan Adi Yanto (paling kiri), memutuskan untuk tidak mencalonkan diri. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Meski mendapat dorongan dari 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang untuk maju dalam Pilkada 2018 mendatang, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD setempat, Saryan Adi Yanto, memutuskan untuk tidak mencalonkan diri.

"Saya memutuskan untuk tidak mencalonkan diri dalam Pilkada nanti," katanya, di sela-sela tinjauan posko pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang, di Panti Marhaen DPC PDI Perjuangan, Kecamatan Muntilan, Jumat (11/8/17).

Keputusan yang dilontarkan Saryan tersebut, secara tidak langsung membuat proses penjaringan calon kepala daerah melalui partai berlambang banteng moncong putih itu, akan semakin terbuka.

Sikapnya tersebut, didasari oleh tugas partai yang masih melekat padanya, yakni Ketua DPRD Kabupaten Magelang.

"Karena tugas sebagai pimpinan DPRD oleh partai, adalah jabatan strategis, bisa difungsikan untuk memperjuangkan visi misi partai yang berpihak kepada masyarakat, melalui kebijakan daerah. Saat ini, saya tetap konsisten pada penugasan partai sebagai ketua DPRD Kabupaten Magelang," jelasnya.

Dengan begitu, ia kini mempersilahkan kepada masyarakat umum, tanpa melihat latar belakang politik, profesi, suku, agama, ras, pria, wanita, untuk mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang.

"Silahkan saja, masyarakat umum bisa mendaftar lewat PDI Perjuangan, tanpa melihat latar belakang politik, profesi, suku, agama, ras, pria, atau wanita. Semua memiliki kesempatan yang sama," tandasnya.

Terkait adanya dukungan dari 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang yang mengemukakan keinginan untuk mengusung dirinya, ia tetap mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan rekan-rekannya sesama kader tersebut.

Namun, menurutnya, keputusan terkait calon dalam Pilkada merupakan wewenang DPP partai.

"Sebagai Ketua DPC, saya tegaskan, apapun nanti yang menjadi keputusan DPP, akan diterima oleh semua komponen dan kader partai. Pada intinya, kami tegak lurus," tegasnya. (tribunjogja.com)

Penulis: aka
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved