Viral Medsos
Gaya Duduk Gibran Dikritik Habis-habisan oleh Warganet, Ternyata AHY Berpose yang Sama. Lihat Ini!
Banyak yang mengkritik pose duduk Gibran yang menaruh kedua tangan di atas paha. Namun rupanya, tak hanya Gibran yang duduk dengan gaya tersebut.
TRIBUNJOGJA.COM - Gaya duduk dan cara berpakaian putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, saat bertemu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi sorotan warganet.
Banyak yang mengkritik pose duduk Gibran yang menaruh kedua tangan di atas paha.
Namun rupanya, tak hanya Gibran yang duduk dengan gaya tersebut.
Saat keduanya bertemu di Presidential Lounge, Kamis (10/8/2017) sekitar pukul 11.30 WIB, AHY juga melakukan hal yang sama.

Di video yang disiarkan saluran Youtube Jokowi Presiden RI Ke 7, Agus yang mulai meletakkan tangannya di atas paha terlihat pada menit ke 2 lebih 42 detik.
Itu berlangsung sekitar 18 detik.
Ia baru menurunkan tangannya pada menit ke-3.
Simak videonya di bawah ini:
Akun Instagram @sekretariat.kabinet juga mengunggah foto saat AHY meletakkan tangannya di atas paha.
Namun dalam pertemuan itu, Gibran memang tampil lebih santai.
Ia memakai kemeja hoodie garis-garis warna cerah, celana jeans biru tua dan sneaker putih.

Sedangkan, Agus Yudhoyono tampil rapi dengan kemeja batik berwarna gelap, celana bahan hitam dan sepatu pantofel hitam.
Gibran dan Agus Harimurti Bertemu Kali Pertama
Gibran Rakabuming Raka dan Agus Harimurti Yudhoyono bertemu untuk pertama kalinya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (10/8/2017).
Setelah pertemuan itu ramai jadi bahasan berbagai kalangan dari masyakarat, pengamat politik hingga pengguna media sosial.
Tak hanya ingin tahu apa yang dibicarakan mereka berdua, gaya mereka duduk pun jadi bahasan di media sosial.
Gibran kala itu mengenakan seperti pembawaannya selama ini, terlihat lebih santai dengan pakaiannya yang kasual.
Ia mengenakan atasan hoodie bergaris, celana jins, dan sneakers Gucci.
Sedangkan Agus terlihat lebih formal dengan stelan batik berwarna hitam, celana hitam, dan sepatu pantofel.
Soal gaya berpakaiannya yang berbeda dengan Agus, Gibran hanya menanggapi santai.

"Saya cuma nemenin makan siang saja. Kan kalian liat saja pakaian saya seperti ini. Tadi spontan saja ada tamu spesial Mas Agus, kan dari dulu saya kepengen ketemu, saya izin Bapak, 'Pak boleh gabung enggak?'" kata Gibran.
Gaya berpakaian keduanya juga sempat menuai berbagai komentar dari pengguna net.
Ada yang menyebut gaya Gibran terlalu santai dan tak pas, tapi tak sedikit pula yang membela Gibran karena tahu dia cuma bertemu spontan.
Meski baru pertama kali bertemu, Agus dan Gibran tampak akrab.
Gibran memasak gudeg dan bubur lemu, spesial untuk menjamu Agus.
"Saya masakin gudeg, bubur lemu, gudeg tapi makannya pakai bubur. Suka enggak mas? tanya Gibran.
"Enak sekali. Jadi luar biasa, terima kasih Mas Gibran," jawab Agus.
"Santai saja lho mas," timpal Gibran lagi.

Seperti diberitakan Kompas.com Gibran mengaku dirinya sudah sejak lama ingin bertemu AHY.
Dengan nada santai, Gibran bahkan menjelaskan momen pertemuannya dengan AHY berlangsung spontan.
"Saya cuma nemenin makan siang saja. Tadi spontan saja, dari dulu saya mau ketemu. Izin ke Bapak, boleh gabung enggak. Lalu boleh, saya langsung lari ke Istana," ujar Gibran, saat memberikan keterangan usai pertemuan, di Presidential Lounge, Kompleks Istana Kepresidenan.
Tak sekadar bertemu, Gibran pun meminta izin pada sang ayah untuk memberikan hidangan spesial pada Agus. (*)