Sejumlah Anak di Pulau Ini Berganti Kelamin secara Alami saat Remaja, Bagaimana Bisa?

Nah, di Desa Salinas, sering terjadi anak perempuan berubah menjadi anak lelaki ketika memasuki usia pubertas.

Sejumlah Anak di Pulau Ini Berganti Kelamin secara Alami saat Remaja, Bagaimana Bisa?
BBC
Johny dahulunya adalah Felicita. 

TRIBUNJOGJA.COM – Beberapa waktu lalu di Indonesia diramaikan dengan berita seorang anak tanpa gender yang memilih jadi anak lelaki.

Nah, di Desa Salinas, sering terjadi anak perempuan berubah menjadi anak lelaki ketika memasuki usia pubertas.

Desa Salinas, sebuah desa yang terpencil di Pulau Carribean, Republik Dominika. Di desa itu banyak anak yang terlahir dengan memiliki alat kelamin perempuan yang samar.

Baca: Bocah 14 Tahun Asal Banyuwangi Ini Tak Miliki Alat Kelamin dan Anus, Ingin Jadi Laki-laki

Namun, memasuki usia 12 tahun atau saat pubertas, anak perempuan itu menjadi anak lelaki dan mulai tumbuh penisnya. Hal ini terjadi karena penyimpangan genetika yang langka.

Baca: Pria Galau Gonta-ganti Jenis Kelamin Sampai Tiga Kali, Kini Ia Sibuk Cari Pasangan

Diperkirakan ada 90 anak yang terlahir demikian. Warga desa menyebut mereka  sebagai “guevedoces” yang diterjemahkan sebagai “penis di usia 12 tahun”.

Dalam bahasa ilmiah kasus ini dikenal dengan nama Pseudohermaphroditism (memproduksi sel telur dan juga sperman).

Dilansir dari BBC, contoh anak guevedoces adalah Catherine dan sepupunya  Carla. “Mereka tidak mengetahui jenis kelamin saya,” kata Catherine.

Baca: Miliki 4 Kaki dan 2 Kelamin, Bayi Kembar Parasit Ini Nyaris Dibuang Warga

Halaman
123
Editor: oda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved