Pengunjung Foto Selfie Panjat Stupa Candi Borobudur, Ini Tanggapan Balai Konservasi Borobudur

Pemandangan tak menyenangkan itu, dengan sengaja diabadikan oleh pengguna facebook atas nama Ardia Arga Pramoedya

Pengunjung Foto Selfie Panjat Stupa Candi Borobudur, Ini Tanggapan Balai Konservasi Borobudur
Tribun Jogja/Rendika F
Candi Borobudur. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang pengunjung Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, kedapatan membuat ulah tak sopan, Senin (7/8/2017).

Pengunjung tersebut, tertangkap kamera tengah ber-selfie menggunakan smartphone dan monopod, sembari berdiri memanjat stupa candi.

Baca: Waduh! Pria Ini Justru Foto Selfie Naik Stupa Candi Borobudur, Biar Kekinian?

Pemandangan tak menyenangkan itu, dengan sengaja diabadikan oleh pengguna facebook atas nama Ardia Arga Pramoedya dan mengunggahnya di sejumlah grup, salah satunya di Info Cegatan Jogja (ICJ), pada kisaran pukul 12.00 WIB.

Melanggar peraturan, pria berkacamata ini justru melakukan swafoto di atas stupa Candi Borobudur.
Melanggar peraturan, pria berkacamata ini justru melakukan swafoto di atas stupa Candi Borobudur. (Facebook/ICJ/Ardia Arga Pramoedya)

Terkait kejadian itu, Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB), Marsis Sutopo, menegaskan bahwa perilaku yang dilakukan oleh seorang pengunjung tersebut, jelas sebuah pelanggaran.

Pihaknya pun sudah berulang kali menegur langsung para pengunjung, yang berulah di luar norma kesopanan itu.

"Sudah sering kami menegur langsung para pengunjung seperti itu. Jumat lalu, kami juga baru saja mengadakan rapat koordinasi pengamanan dengan berbagai pihak, untuk mengantisipasi pelaku-pelaku yang hendak melakukan pelanggaran," jelasnya.

Melanggar peraturan, pria berkacamata ini justru melakukan swafoto di atas stupa Candi Borobudur.
Melanggar peraturan, pria berkacamata ini justru melakukan swafoto di atas stupa Candi Borobudur. (Facebook/ICJ/Ardia Arga Pramoedya)

Bahkan, begitu mengetahui kejadian yang menjadi viral di dunia maya tersebut, pihaknya langsung mengadakan rapat dengan petugas, untuk melakukan pembahasan.

Lebih lanjut, ia meminta PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, untuk memberi edukasi kepada pengunjung di area ticketing.

"Edukasi yang diberikan bisa berwujud pengetahuan, soal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat memasuki lokasi Candi Borobudur," ucapnya.

Apalagi, imbuhnya, di sejumlah titik di area candi, sudah terpasang papan informasi yang berisi larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan oleh pengunjung.

Namun, ia sangat menyayangkan, karena sampai sejauh ini masih banyak pengunjung yang mengabaikan dan mencuri-curi kesempatan untuk melanggar. (*)

Penulis: aka
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved