Harga Jual Menurun, Petani Cabai Meradang

Menurunnya harga jual ini menyebabkan petani merugi, pasalnya ongkos produksi dan pendapatan tidak sebanding.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: oda
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Petani cabai tengah memanen cabai ladangnya. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Petani di Kecamatan Playen, Gunungkidul mengeluhkan harga jual cabai yang menurun.

Menurunnya harga jual ini menyebabkan petani merugi, pasalnya ongkos produksi dan pendapatan tidak sebanding.

Ketua Kelompok Wanita Tani, Sido Agung, Dusun Tanjung I, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Darmini, menuturkan, lahannya seluas 1.800 meter persegi ditanami cabai rawit dan keriting.

Ia mengatakan, saat ini sudah memasuki masa panen. Namun pihaknya mengeluhkan menurunnya harga jual cabai rawit dan keriting.

"Sudah panen, namun harganya turun, kami bingung mau jual bagaimana, karena rugi," ujar Darmini, Minggu (30/7/2017).

Darmini mengatakan, harga jual cabai rawit merah Rp 25 ribu perkilonya, cabai rawit campur Rp 12 ribu perkilogramnya, cabai keriting merah Rp 12 ribu, dan campur hijau Rp 8 ribu perkilonya. 

Dikatakannya, harga ini sangat turun dibanding beberapa waktu lalu bisa mencapai diatas Rp 50 ribu perkilogramnya.

"Kami merugi kalau jual segitu, ongkos produksi yang dikeluarkan sangat tinggi," ujarnya.

Selain harga cabai yang turun murah, Darmini mengatakan, kendala lain adalah pemasaran cabai yang sulit, saat banyak kelompok tani lain yang juga ikut panen.

Sementara Anggota DPR RI Komisi VI Roy Suryo mengatakan permasalahan yang ada karena beberapa waktu lalu beberapa komoditi mahal, tetapi ada kran import. Sehingga harga menurun drastis.

DIa mengatakan, dengan kondisi ini diharapkan pihak terkait bisa menindaklanjuti termasuk pemerintah daerah. 

"Itu masalah nasional, bukan hanya di gunungkidul. bahwa banyak sekali komoditi pasar turun, akibat ada kelangkaan, adadan import berlebihan, perlu ada pengaturan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved