LIPSUS TRIBUN JOGJA

Mahasiswa yang Dulu Ngekos Sekarang Pilih Beli Apartemen

Dalam perkembangannya, mahasiswa tersebut tempat tinggalnya mulai bergeser, jika dulunya di kos-kosan konvensional, kini mulai bergeser ke apartemen.

Mahasiswa yang Dulu Ngekos Sekarang Pilih Beli Apartemen
Warta Kota/ Angga B.N.
Ilustrasi 

YOGYAKARTA menjadi kota yang sangat atraktif bagi banyak kalangan. Secara konvensional Yogya ini kota pelajar, banyak mahasiswa di sini.

Dalam perkembangannya, mahasiswa tersebut tempat tinggalnya mulai bergeser, jika dulunya di kos-kosan konvensional, kini mulai bergeser ke apartemen.

Sebagai contoh, saat ini orangtua dari luar kota Yogya yang memiliki anak belajar di Yogya memilih membeli apartemen bahkan rumah daripada sewa kos.

Tren ini saya alami sendiri ketika saya sekolah di luar negeri, baik di Amerika maupun di Australia.

Di kota pelajar seperti Philadephia dan Canberra trend itu juga terjadi.

Baca: Investasi Beli Rumah Sekarang, Lima Tahun Lagi Keuntungannya Bisa Naik 100 Persen

Membeli apartemen satu unit untuk dipakai 4 sampai 5 tahun selama kuliah lalu ketika sudah selesai dijual kembali dan itu lebih menguntungkan. Tampaknya trend itu sekarang juga terjadi di Yogya.

Ini sebuah trend global.

Salah satu faktor yang mendorong kenaikan bisnis properti di Yogya adalah banyak orang yang memiliki hubungan emosional dengan kota ini.

Baca: Bisnis Propreti di DIY Mengalami Titik Jenuh

Entah itu ketika pernah menempuh pendidikan di Yogya, pernah bertugas atau sesuatu yang membuat mereka ingin menghabiskan hari tua di sini sehingga memiliki cita-cita membeli rumah untuk ditinggali di masa pensiunnya. Itulah yang mendorong kenaikan bisnis properti di Yogya.

Apalagi seiring naiknya harga tanah, pembangunan horisontal menjadi mahal, jadi memicu hunian vertikal. Itulah yang melatarbelakangi munculnya pertumbuhan apartemen di Yogya.

Tak hanya apartemen, perumahan mewah juga mengalami peningkatan, trigernya sekali lagi adalah banyak orang memiliki ikatan historis atau personal attachment dengan Yogya.

Baca: Kawasan Selatan Mulai Menggiurkan untuk Investasi Properti

Ada yang dipertahankan untuk persiapan saat pensiun, sebagian lagi untuk dijual kembali, fenomena ini yang menggairahkan bisnis properti di Yogya, baik yang hunian vertikal dan horisontal.

Ada multiplayer effect yang turut mempengaruhi pertumbuhan properti lain seperti mall dan mini market.

Semuanya merupakan satu mata rantai, terlebih kegiatan edukasi, kaitannya dengan kos kosan berkembang menjadi apartemen dan tourism kaitannya dengan hotel yang berujung menciptakan demand mall.

Terlebih perkembangan properti akan semakin berkembang saat bandara baru di Kulonprogo beroperasi dengan segala fasilitasnya. (*)

*Oleh: A Tony Prasetiantono, MSc, PhD (Dosen FEB UGM)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved