Tersandung Kasus Suap Jabatan, Pengajuan Pensiun 2 Pejabat Klaten Ini Terancam Ditolak

Kajian tersebut dilakukan untuk menimbang pengajuan pensiun keduanya memenuhi syarat atau tidak.

Tersandung Kasus Suap Jabatan, Pengajuan Pensiun 2 Pejabat Klaten Ini Terancam Ditolak
Tribun Jogja/Obed Doni
Kantor Bupati Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Meski memiliki hak untuk mengajukan pensiun dini, pengajuan Sudirno, Sekretaris Dinas Pendidikan Klaten dan Bambang Teguh Setya, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Klaten terancam ditolak.

Pasalnya keduanya ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus suap promosi jabatan.

Saat ini, pengajuan pensiun dini atau Atas Pemintaan Sendiri (APS) keduanya sedang dikaji oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten.

Kajian tersebut dilakukan untuk menimbang pengajuan pensiun keduanya memenuhi syarat atau tidak.

Asisten Bidang Admitrasi Setda Klaten, Sri Winoto mengatakan berbeda dengan pengajuan pensiun dini dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya, pengajuan pensiun dini Sudirno dan Bambang Teguh membutuhkan pencermatan khusus.

Pasalnya keduanya saat ini tersangkut masalah hukum.

“Pensiun dini yang diajukan yang bersangkutan memerlukan kajian mendalam, karena adanya ada hal khusus yang harus diperhatikan (masalah hukum),” katanya saat ditemui Gedung Sunan Pandanaran, Rabu (19/7/2017).

Menurutnya secara umum, baik Sudirno dan Bambang Teguh sudah memenuhi syarat.

Sebagai ASN golong IV, keduanya sudah mengantongi masa pengabdian yang cukup atau 20 tahun dan batas usian yang diizinkan untuk mengajukan pensiun dini, lebih dari 50 tahun.

“Namun permasalahan hukum yang terjadi tidak bisa diabaikan, sudah tentu akan menjadi pertimbangan,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved