Paguyuban Jathilan Satrio Mudho Budoyo Gelar Perayaan Hari Jadi ke-41

Sesepuh Paguyuban Satrio Mudho Budoyo menjelaskan selain peringatan hari jadi, acara tersebut sekaligus syawalan atau silaturahmi seluruh anggota.

Penulis: app | Editor: oda
tribunjogja/arfiansyah panji purnandaru
Paguyuban Kesenian Jathilan Mataram Satrio Mudho Budoyo, kampung Blunyahrejo, Kelurahan Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta menggelar pentas jathilan peringati hari jadi ke-41, Minggu (9/7/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paguyuban Kesenian Jathilan Mataram Satrio Mudho Budoyo, kampung Blunyahrejo, Kelurahan Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta menggelar pentas jathilan peringati hari jadi ke-41, Minggu (9/7/2017).

Sudiyono, sesepuh Paguyuban Satrio Mudho Budoyo menjelaskan selain peringatan hari jadi, acara tersebut sekaligus syawalan atau silaturahmi seluruh anggota paguyuban dari generasi ke generasi

"Acara pagi ini syawalan dan ulang tahun ke-41. Sebetulnya Juni, berhubungan puasa jadi diundur. Bertemu dari berbagai angkatan," jelasnya.

Sudiyono berujar, dari awal berdiri hingga sekarang terdapat sekita 90an anggota. Setiap bulan sekali paguyuban menggelar latihan yang diikuti generasi paling muda.

"Kalau saya sudah pensiun. Nafas sudah tidak kuat," cetusnya.

Sementara itu, Doni Agus Wijayanto Pengarah Jathilan Satrio Mudho Budoyo menjelaskan saat ini paguyuban tersebut telah mencapai lima generasi. Termasuk dirinya.

"Generasi yang kelima masih konsisten meneruskan jathilan klasik peninggalan Sultan Hamengkubuwana IX," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved