Polres Sleman Teruskan Proses Hukum Bagi Penyulut Mercon yang Tertangkap

Di berbagai titik telah diamankan tersangka dengan ratusan barang bukti mercon berbagai ukuran.

Polres Sleman Teruskan Proses Hukum Bagi Penyulut Mercon yang Tertangkap
Tribun Jogja/ Santo Ari
Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satria, menunjukkan sejumlah barang bukti mercon berbagai ukuran, Rabu (5/7/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM. SLEMAN - Jajaran Polres Sleman tak hanya menindak pengedar mercon, tapi bagi mereka yang menyulut mercon atau petasan akan ditangkap dan diproses secara hukum.

Seperti dalam malam takbiran pada 24 Juni lalu, di berbagai titik telah diamankan tersangka dengan ratusan barang bukti mercon berbagai ukuran.

Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satria, mengatakan pihak kepolisian sudah melakukan berbagai upaya untuk memberantas mercon, seperti sosialisai dan penegakan hukum.

Langkah itu dilakukan karena penggunaan bahan peledak sebagai bahan dasar telah diatur.

"Kami tidak ingin ada jatuh korban karena petasan. Selain itu petasan termasuk dalam kategori bahan peledak, berbahaya, dan tidak beloh digunakan," jelasnya, Rabu (5/7/2017).

Burkan mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi di salah satu desa di Gamping yang identik dengan pembuatan mercon.

Langkah itu berhasil dan dengan kesadaran sendiri warga di desa tersebut menyerahkan 270 buah petasan dan sepakat untuk tidak membuatnya lagi di tahun depan.

Sementara dalam proses penegakan hukumnya, petugas kepolisian melakukan patroli saat malam takbiran dan akhirnya menangkap delapan tersangka yang sengaja menyulut mercon.

Mereka tertangkap di lokasi-lokasi yang berbeda, seperti di Margerjo Tempel, seputaran Stadion Maguwoharjo, Tlogoadi Mlati, dan paling banyak terdapat di seputaran Lapangan Denggung Sleman.

"Malam itu kami menyita 137 buah petasan dengan ukuran bermacam-macam mulai dari diamter 2 centimeter hingga 22 centimeter," tambahnya.(*)

Penulis: Santo Ari
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved