Ada yang 'Nyinyir' di Instagram Kamu? Pakai Fitur Blokir Komentar Ini

Sistem baru ini menggunakan AI, atau biasa disebut dengan ‘kecerdasan buatan’ yang digunakan dalam mengenali komen-komen.

Ada yang 'Nyinyir' di Instagram Kamu? Pakai Fitur Blokir Komentar Ini
thesun
instagram 

Laporan Reporter Magang Tribun Jogja, Agil Bagus

TRIBUNJOGJA.COM – Sekarang Instagram telah me-launching filter jenis baru yang akan membuat penggunanya sedikit lebih ramah.

IG telah mengembangkan ‘screening system’ yang akan memblokir komentar-komentar bersifat offensive atu menghina, menyakitkan hati, dan tidak sopan, pada postingan dan video langsung.

Sistem baru ini menggunakan AI, atau biasa disebut dengan ‘kecerdasan buatan’ yang digunakan dalam mengenali komen-komen yang menyinggung pada postingan gambar atau video.

Dilansir dari thesun, Kevin Systrom, CEO dan salah satu pendiri Instagram, mengatakan: “Banyak dari pengguna melaporkan bahwa komentar-komentar ‘nyinyir’ menghalangi kebebasan pengguna dalam mengekspresikan dirinya ke dalam Instagram.

“Untuk membantunya, kami telah mengembangkan filter yang dapat memblokir komentar offensive tertentu pada postingan dan video langsung.”

Fitur pemblokiran ini sedikit berbeda, karena masih menggunakan ‘machine learning’ dan input manusia untuk mengenali pesan yang bersifat offensive.

Fitur blokir pada Instagram.
Fitur blokir pada Instagram. (instagram)

Mereka juga mengembangkan sistem tersebut agar dapat membantu dalam mengenali beberapa komentar ‘beracun’ sehingga pengguna sedikit lebih dimudahkan.

Systrom juga menambahkan: “Tim kami telah melatih sistem tersebut dalam beberapa waktu untuk mengenali beberapa jenis komentar offensive dan spam sehingga anda tidak perlu melihatnya.

“Fitur ini akan terus dikembangkan seiring berjalannya waktu, sehingga para pengguna dapat menikmatinya dengan baik.

“Kami berharap filter ini tersedia dalam berbagai macam bahasa seiring dengan meningkatnya algoritme kami.

Contohnya saja seperti kata ‘hitam’ atau ‘coklat’, dalam penggunaannya tidak akan diblokir, namun lain ceritanya jika digunakan dalam kalimat yang memiliki konteks rasis.

Sistem ini juga akan mengurangi postingan spam, yang merupakan sebuah pesan tidak diinginkan atau dianggap mengganggu.

“Pekerjaan kami jauh dari kata sempurna, tapi saya harap kami dapat membantu pengguna merasa lebih nyaman dalam menggunakan Instagram.

“Kami percaya bahwa menggunakan ‘machine learning’ dalam membangun sarana yang dapat menjaga ekspresi diri merupakan langkah penting dalam mendorong masyarakat yang lebih inklusif dan ramah,” tambah Systrom. (thesun/tribunjogja)

Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved