Garuda Angkut 2,1 Juta Penumpang Saat Libur Lebaran 2017

Moda transportasi udara dengan pesawat adalah salah satu incaran masyarakat untuk pergi mudik ke kampung halaman.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: oda
TRIBUN JOGJA/Rento Ari Nugroho
Penampakan pesawat jenis Boeing 737-800NG yang dimiliki Garuda Indonesia. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dengan perkembangan ekonomi yang pesat, kini masyarakat mempunyai semakin banyak pilihan moda transportasi untuk mudik hari raya Idul Fitri.

Saat ini, moda transportasi udara dengan pesawat adalah salah satu incaran masyarakat untuk pergi mudik ke kampung halaman.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pahala Nugraha Mansury menyatakan, selama periode liburan hari raya Idul Fitri, jumlah penumpang yang diangkut oleh Garuda mencapai jutaan orang.

Jumlah tersebut terjadi selama dua minggu sebelum dan dua minggu setelah Lebaran.

"2,1 juta penumpang (yang terbang) selama masa peak season. Mulai dari 2 minggu sebelum Lebaran sampai 2 minggu setelah Lebaran," kata Pahala.

Pahala menuturkan, selama masa puncak tersebut, Garuda menyediakan 49.000 kursi tambahan alias extra seat.

Selama periode tersebut pula, faktor muat penumpang atau load factor pesawat Garuda mencapai 100 persen.

Pun selama periode puncak liburan Lebaran kali ini, Garuda menyiapkan hampir 280 penerbangan tambahan alias extra flight.

Dari angka tersebut, sebanyak 133 penerbangan merupakan penerbangan tambahan yang disediakan Garuda.

"Untuk arus balik, untuk Garuda dan Citilink sekitar 150-an (penerbangan tambahan)," jelas Pahala.

Periode arus mudik Lebaran, imbuh Pahala, dipandang berjalan secara lancar.

Garuda pun mengoptimalkan layanan agar penumpang dapat merasa nyaman mulai dari proses check-in hingga terbang. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved