Enam Bencana Tsunami Dahsyat yang Pernah Menghantam Indonesia
sejarah mencatat Indonesia pernah dilanda sejumlah bencana dahsyat yang bahkan salah satunya diakui sebagai yang paling dahsyat di dunia
TRIBUNJOGJA.com - Sebagai wilayah yang berada di kawasan Ring of Fire, Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam semisal erupsi gunung api, gempa bumi dan juga tsunami. Terbukti, sejarah mencatat Indonesia pernah dilanda sejumlah bencana dahsyat yang bahkan salah satunya diakui sebagai yang paling dahsyat di dunia. Berikut daftarnya ;
1. Tsunami Sumatera
Pada tanggal 25 November 1833, gempa bumi mengguncang wilayah Sumatera. Diperkirakan gempa yang terjadi di lepas pantai barat sumatera ini berkekuatan 8,8 hingga 9,2 skala richter. Gempa ini disebabkan pecahnya segmen palung Sumatera sepanjang 1.000 km di tenggara area yang mengalami hal yang sama pada Gempa bumi Samudra Hindia 2004.
Adapun gempa tersebut memicu terjadinya gelombang tsunami yang menerjang kawasan pesisir barat sumatera, terutama wilayah terdekat dari pusat gempa yakni Pariaman dan Bengkulu. Namun bencana ini tidak terdokumentasi dengan baik sehingga tidak diketahui dengan pasti dampak dan korbannya.Sebelumnya pada tahun 1797, juga terjadi gempa bumi berkekuatan 8,5 sampai 8,7 Skala Richter yang juga menimbulkan tsunami di pesisir Sumatera Barat.
2. Tsunami Krakatau
Pada tanggal 26 Agustus 1883, Gunung Api Krakatau meletus dahsyat hingga meruntuhkan kantung magma. Reruntuhannya memicu terjadinya ombak besar hingga menjelma menjadi gelombang tsunami dahsyat. Bahkan, menurut laporan disebutkan bahwa gelombang tsunami ada yang mencapai ketinggian 40 meter. Gelombang tsunami ini juga terdeteksi hingga ke Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Kedahsyatan letusan krakatau juga tergambar dari laporan bahwa suara letusannya bahkan terdengar hingga radius 4,830 kilometer jauhnya. Peristiwa ini setidaknya menyebabkan korban jiwa sebanyak 36,417 orang. Bagaimana tidak, setelah letusan terjadi, Krakatau menyemburkan jutaan ton sulfur ke atmosfer hingga memicu terjadinya penurunan suhu global yang berlangsung selama lima tahun.
3. Tsunami Jawa Timur
Tangal 3 Juni 1994, terjadi gempa bumi 7,8 SR yang berpusat di samudera hindia hingga kemudian memicu terjadinya gelombang tsunami di pantai selatan Jawa Timur. Tsunami mengakibatkan kerusakan parah di kawasan pemukiman pesisir pantai terutama di Kabupaten Banyuwangi. Diperkirakan korban meninggal mencapai 215 jiwa.
4. Tsunami Aceh
Mungkin inilah tsunami terdahsyat yang pernah terekam dalam sejarah. 26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,2 SR menggucang samudera hindia hingga memicu terjadinya gelombang tsunami yang mematikan. Setidaknya 230,210 orang meninggal dunia akibat kejadian ini.
5. Tsunami Pangandaran
Gempa bumi berkekuatan 7,7 SR yang berpusat di 200 kilometer selatan Pantai Pangadaran mengguncang pada 17 Juli 2006. Gempa ini memicu gelombang tsunami dengan ketinggian bervariasi antara dua meter di Cilacap, hingga enam meter di Cimerak. Akibatnya 668 orang meninggal dunia, 65 hilang dan 9.299 lainnya luka-luka.
6. Tsunami Mentawai
Gempa Bumi Kepulauan Mentawai 2010 terjadi pada 25 Oktober 2010 dengan 7,7 MW terjadi di lepas pantai Sumatera. USGS awalnya melaporkan episentrum gempa Bumi terjadi pada kedalaman 330 km, tetapi kemudian direvisi bahwa kedalaman episentrum gempa berada pada kedalaman 142 km dan kemudian 206 km. USGS juga awalnya memperkirakan magnitudo gempa 7,5 skala richter sebelum merevisi menjadi 7,7 skala richter. Gempa ini dilaporkan memicu gelombang tsunami di Resor Selancar Macaronis di Kepulauan Mentawai, yang menghantam dua perahu sewaan. Akibatnya 286 orang dilaporkan tewas dan 252 orang lainnya dilaporkan hilang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tsunami_dbgfg_20160610_151813.jpg)