Breaking News:

Knalpot Blombongan dan Ban Tipis Harus Diganti Standar, Sebelum Diambil di Mapolres

Sidang tilang bukanlah satu-satunya syarat untuk mengambil motor yang digunakan konvoi saat kelulusan pelajar tingkat SMA itu.

Penulis: ang | Editor: oda
Tribun Jogja/ Yoseph Hary W
Suasana konvoi pelajar. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Puluhan unit motor yang digunakan konvoi kelulusan awal Mei lalu terdongkrok di halaman Mapolres Klaten. Motor berbagai jenis tersebut menunggu diambil pemiliknya.

Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adhityawarman mengatakan hingga setelah diamankan lebih dari satu bulan di Mapolres Klaten, baru sebagian motor yang diambil pemiliknya. Sebagian lainnya masih terparkir di halaman tengah Mapolres.

"Sebagian yang sudah sidang tilang sudah diambil," katanya, Minggu (11/6/2017).

Sidang tilang bukanlah satu-satunya syarat untuk mengambil motor yang digunakan konvoi saat kelulusan pelajar tingkat SMA itu.

Menurutnya pemilik yang akan mengambil motornya harus memasang kelengkapan kendaraan hingga sesuai standar yang ditentukan.

"Setelah mengikuti sidang tilang dan membayar dendanya, pemilik harus memasang perkelengkapan motornya sesuai standar. Tidak boleh memakai knalpot blombongan dan ban tipis, sampai dilengkapi dengan spion standar. Intinya motor harus dikembalikan dalam kondisi standar," ungkapnya.

Ia mengatakan dengan adanya syarat tersebut, diakuinya tidak semua pemilik segera mengembalikan kondisi standar kendaraannya. Terlebih terdapat beberapa motor yang sudah banyak dimodifikasi.

"Kami wajibkan saat keluar dari Mapolres harus sudah dalam kondisi standar, perlengkapannya dipasang di tempat. Kalau belum dipasang ya tetap ditahan, kan tujuannya demi keselamatan pemiliknya sendiri," ujarnya.

Polres Klaten mengamankan 128 unit motor yang digunakan dalam konvoi kelulusan anarkistis pada 2 Mei lalu. Kendaraan roda tersebut ditahan dan ditilang.

Tilang diberlakukan juga karena sejumlah peserta konvoi tidak membawa surat kendaraan dan Surat Izin Mengemudi (SIM) lantaran masih di bawah umur. Beberapa kendaraan juga kedapatan tidak standar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved