Jembatan Sorogenen Siap Dilalui Saat Mudik

walaupun belum tuntas secara konstruksi, namun dua jalur baik dari arah Yogya maupun dari arah Solo, sudah bisa dilalui saat puncak arus mudik.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: oda
Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana
Penyempitan lajur kendaraan di Jalan Solo KM10 karena perbaikan Jembatan Sorogenen, dua jalur dari arah barat disediakan, sedangkan dari timur hanya satu jalur, Rabu (5/4/2017) siang. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang arus mudik lebaran 2017, beberapa pekerjaan jalan di DIY dipastikan tuntas.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perhubungan DIY, Gatot Saptadi menjelaskan, satu di antara jalan yang sudah siap dilalui pemudik adalah Jalan Yogya-Solo melalui Jembatan Sorogenen.

Ia mengatakan, walaupun belum tuntas secara konstruksi, namun dua jalur baik dari arah Yogya maupun dari arah Solo, sudah bisa dilalui saat puncak arus mudik mendatang.

"Dua-duanya bisa dilewati. Bedanya satunya sudah hasil konstruksi, satunya belum diperbaiki," terang Gatot, belum lama ini.

Senada dengan Gatot, Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan DIY menjelaskan bahwa semua kondisi jalan terpantau baik. Terlebih di kawasan Jalan Yogya-Solo, letak jembatan Sorogenen berada.

"Pekerjaan jembatan Sorogenen timur bandara selesai minggu depan. Ringroad selatan sudah selesai," terangnya kepada Tribun Jogja, Kamis (8/6).

Adapun Agus menyebutkan jalur utama yang dilalui para pemudik pada tahun ini terbagi di empat ruas.

Ruas utara meliputi Jalan Magelang ke Jombor, ruas timur Jalan Yogya-Solo, ruas barat Purworejo-Wates-Gamping, dan ruas selatan Yogya-Wonosari-Pracimantoro.

"Untuk jalur alternatif yakni Tempel-Pakem-Cangkringan-Kalasan. Masih ada proyek pengaspalan di ruas Tempel-Pakem yang targetnya pada H-10 sudah selesai," tandasnya.

Tidak hanya itu, imbuhnya, terdapat banyak jalur alternatif lain di DIY yang semuanya telah dipastikan dalam keadaan yang baik.

Di antaranya Klangon-Gedongan-Tempel, Congot-JJLS-Galur-Brosot-Bantul-Parangtrtis, Toyan-Srandakan-Bantul.

Selanjutnya ada jalur alternatif lain yakni Prambanan-Piyungan, Kids Fun-Sampakan-Plered-Bantul, Playen-Dodogan-Dlingo-Mangunan-Imogiri-Bantul atau Yogya.

Adapun untuk titik-titik kemacetan yang tersebar di DIY diprediksi berada di bagian Ringroad Utara, Monjali, Maguwoharjo, Jalan Parangtritis, Jalan Magelang, dan jalur utama yang berada di pusat Kota Yogyakarta. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved