Ngaji Sehat on Facebook Bareng RS JIH

Perhatikan Menu Makanan, Waspadai Dampak Alergi saat Berbuka Puasa

Berbagai kemungkinan bisa terjadi pada tubuh kita saat mengkonsumsi makanan yang kurang tepat saat berbuka puasa.

Perhatikan Menu Makanan, Waspadai Dampak Alergi saat Berbuka Puasa
Tribun Jogja/ Gilang Satmaka
dr Deshinta Putri Mulya, Sp.PD (k) (kanan), sedang berdialog dengan dr Yogha selaku moderator, Selasa (6/6/2017) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Saat berbuka puasa, kebanyakan orang kurang memperhatikan makanan yang mereka konsumsi, apakah itu baik bagi tubuh atau malah sebaliknya.

Berbagai kemungkinan bisa terjadi pada tubuh kita saat mengkonsumsi makanan yang kurang tepat saat berbuka puasa.

Hal tersebut mengemuka dalam Ngaji Sehat On Facebook bersama rumah sakit JIH, yang kali ini mengambil topik 'Waspada Alergi Makanan Saat Berbuka Puasa', Selasa (6/6/2017).

Ulasan topik kali ini dibahas oleh dr Deshinta Putri Mulya, Sp.PD (k), sebagai narasumber.

Sebagai dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit JIH, Deshinta menyampaikan beberapa hal mengenai cara mewaspadai alergi makanan saat berbuka puasa.

"Alergi itu merupakan sebuah respon tubuh yang sensitif atau bereaksi lebih terhadap suatu makanan tertentu. Untuk menghindari alergi sebaiknya membuat catatan semacam diary food, agar kita tahu makanan apa saja yang tidak cocok bagi tubuh kita," papar Deshinta.

Ia juga menambahkan bahwa gejala alergi bermacam-macam seperti gatal-gatal dikulit. Lalu makanan-makanan tertentu juga bisa menyebabkan alergi dengan indikasi batuk-batuk, lalu pada mata bisa terus mengeluarkan air, serta diare juga menjadi salah satu indikasi alergi terhadap makanan.

"Untuk memastikan kita mempunyai alergi atau tidak, yaitu dengan pengecekan indikasi alergi terhadap tubuh kita, karena alergi itu sifatnya tidak satu zat saja, bisa dari makanan atau dari hal lain seperti debu atau asap," tambah Deshinta.

Deshinta juga menyampaikan bahwa dengan berpuasa sebenarnya kita melatih sitem imun kita, dan tentunya tetap waspada saat serta harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan agar tidak terkena alergi.

"Kalau orang sudah mempunyai bawaan alergi ,dia harus memperhatikan makanan saat dikonsumsi, saat berbuka juga harus membawa obat anti alergi, kalau perlu menghindari menu-menu yang menyebabkan alergi," papar Deshinta.

Menurut Deshinta, cara lain untuk mencegah alergi juga bisa dengan eliminertheraphy, yaitu melihat kekuatan tubuh kita saat mengkonsumsi menu-menu yang berpotensi menyebabkan alergi.

Ia juga menjelaskan beberapa kelompok makanan yang berpotensi menyebabkan alergi diantaranya yaitu, kacang-kacangan, susu, telur dan makanan laut (seafood) seperti udang, kepiting dan cumi-cumi. (*)

Penulis: gsk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved