Breaking News:

KOLOM 52

Generasi X, Digital Native dan Perubahan Peradaban

Generasi X seperti saya ini, dan generasi sebelumnya, ketika menjalani dekade ini merupakan generasi Digital Immigrant

Editor: Mona Kriesdinar
Tribun Jogja/Bramastyo Adhi
Ilustrasi 

Kedepan aplikasi online asuransi akan membunuh para agen asuransi. Ya, karena aplikasi online menawarkan lebih banyak pilihan premi, pilihan jenis asuransi dan pelanggan bisa langsung melakukan klaimnya. Begitu juga dengan perbankan, kedepan, para customer service dan teller akan digantikan oleh aplikasi online dan produk perbankan yang lebih banyak macam dan jenisnya. Anak-anak generasi Alpha yang lahir setelah tahun 2015 bisa jadi 17 tahun lagi akan memilih kuliah online, memilih matakuliah yang disukai, sesuai minatnya dan tidak lagi harus datang ke kampus mendengarkan ceramah dari dosennya. Semua bisa diunduh. Bahan kuliah nantinya berupa foto, rekaman video dan animasi. Semua disediakan secara online.

Menyesuaikan Jaman

Kalau dulu orang bisa beradaptasi dari berjalan kaki, naik kuda, naik sepeda lalu naik sepeda motor, maka diharapkan besok manusia juga akan menyesuaikan perkembangan jaman dan perubahan peradaban yang lebih canggih lagi. Siapa yang tidak mau berubah pasti akan ketinggalan jaman dan punah. Ini adalah revolusi jaman.

Lihatlah Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Ahok, Risma dan Jokowi. Mereka berkomunikasi dengan generasi muda lewat media sosial, memanfaatkan Instagram, Youtube, Facebook dan Twitter. Generasi Digital Native tidak suka bertele-tele. Menurut Christovita Wiloto yang menulis artikel: Generasi Y & Z dan Matinya “Middle Man”, pemimpin sekarang langsung berkomunikasi dengan rakyatnya. Tidak ada lagi yang namanya perantara. Kalau jaman dulu ada orang yang kaya raya karena bisa menjadi penghubung ke selebriti dan orang-orang yang punya jabatan sampai lingkaran istana, maka sekarang tidak perlu lagi. Lewat media sosial mereka bisa berhubungan langsung menyampaikan keluhan dan ide-idenya.

Generasi yang akan datang akan malas pergi ke kantor karena susahnya cari tempat parkir, lebih suka bekerja online sambil minum kopi di kafe. Saya saja sekarang menikmati layanan Go-Food, layanan dari service Go-Jek yaitu layanan pesan antar makanan tanpa harus keluar rumah. Generasi Y, Z dan Alpha lebih malas dari generasi X dan Baby Boomers, tapi mereka akan selalu mencari cara untuk mempermudah hidupnya. Multitasking, langsung dan tidak suka berbasa-basi.

Jogja, April 2017

Andreano SB; Sambil mendengarkan St. Louis Blues karya W.C Handy yang dibawakan oleh Louis Amstrong dengan aplikasi Spotify.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved