Ini Harapan Aura Kasih pada Peringatan Hari Lahir Pancasila

"Bukan cuman sekadar ya udah Hari Pancasila gitu. Tapi bisa diaplikasikan oleh masyarakat Indoensia," ucap Aura.

Editor: Muhammad Fatoni
kompasiana
Aura Kasih 

TRIBUNJOGJA.COM - Artis peran dan penyanyi Aura Kasih menyayangkan makin ke sini orang Indonesia seakan makin lupa akan makna Pancasila.

Pasalnya usai Pilkada DKI Jakarta, isu SARA (suku ras agama dan antar golongan) justru menyeruak hingga menimbulkan kekisruhan.

"Sila kesatu terus Sila ketiga, Ketuhanan terus Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, kayaknya kok kita enggak alamin ya," kata Aura dalam wawancara di Plaza Sentral, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

"Sedangkan dulu pada zaman 45 susah payah membuat Pancasila, tapi sekarang kayak mereka (masyarakat) enggak tahu artinya apa," tambahnya.

Karena itu, Aura berharap peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada hari ini 1 Juni 2017, bisa menjadi alarm atau pengingat bahwa ada lima sila yang menjadi dasar negara Indonesia.

"Bukan cuman sekadar ya udah Hari Pancasila gitu. Tapi bisa diaplikasikan oleh masyarakat Indoensia," ucap Aura.

Penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 24 Tahun 2016. Ini mengacu pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei-1 Juni 1945.

Tepat 1 Juni 1945, Presiden RI Pertama Soekarno mulai memperkenalkan istilah Pancasila lewat pidatonya. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved