Lipsus Kenaikan Tarif Dasar Listrik

Tarif Listrik Terlanjur Naik, Harus Ada Kompensasi bagi Pengusaha Kecil

Penurunan kualitas dan mutu demi menekan biaya produksi karena ongkos untuk memenuhi pembiayaan listrik bulanan menjadi meningkat.

Tarif Listrik Terlanjur Naik, Harus Ada Kompensasi bagi Pengusaha Kecil
Tribun Jogja/ Suluh Prasetyo
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Disadari atau tidak, penyesuaian Tarif Dasar Listrik (TDL) golongan 900 VA kategori Rumah Tangga Mampu (RTM) berupa pencabutan subsidi pemerintah ini disebut bakal menimbulkan gejolak dari masyarakat pemakainya.

Bahkan berpotensi efeknya akan terasa sampai pemakai listrik kelompok lain meski tidak secara langsung.

Baca: Tarif Dasar Listrik Naik, Ada yang Dilema dan Ada Pula yang Pusing

Ini karena banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ikut merasakan imbas pencabutan subsidi.

"Jelas ada efeknya, banyak pelaku UMKM di DIY yang memakai listrik 900 VA untuk menjalankan usaha," ujar Ketua Umum Komunitas UMKM DIY, Prasetyo Atmosutidjo beberapa waktu lalu.

Konsekuensinya, harga produk hasil olahan UMKM berpotensi naik. Atau penurunan kualitas dan mutu demi menekan biaya produksi karena ongkos untuk memenuhi pembiayaan listrik bulanan menjadi meningkat.

Pembeli, yang diartikan sebagai masyarakat umum pun akhirnya ikut merasakan imbasnya.

Tapi Prasetyo meyakini, pelaku UMKM juga akan berfikir berkali-kali jika akan menaikkan harga barang, mengurangi kuantitas hasil usaha atau menurunkan kualitas.

Hal ini erat kaitannya dengan kepuasan buyer yang bisa saja lari karena ketidak puasan mereka. Walhasil usaha jadi seret dan akhirnya mandeg.

Ibarat nasi sudah menjadi bubur, Prasetyo tak menyalahkan kebijakan pemerintah mencabut subsidi TDL pemakai 900 VA kategori RTM yang imbasnya ikut dirasa pelaku UMKM.

Halaman
12
Penulis: Susilo Wahid Nugroho
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved