Breaking News:

Penimbunan 1.220 Ton Gula Diungkap Ditreskrimsus Polda Jateng

Meski sudah mengetahui nama pemilik, Djarod berujar pihaknya belum menetapkan LK sebagai tersangka.

Editor: oda
tribunjateng
Sejumlah petugas tim Satgas Mafia Pangan Ditreskrimsus Polda Jateng berfoto di lokasi penimbunan 113 ton gula kristal, kawasan Desa Berbak, Ngawen, Blora, Kamis (24/5/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BLORA - Tim satuan petugas (Satgas) Mafia Pangan Ditreskrimsus Polda Jateng mengungkap penimbunan 113 ton gula kristal di Kabupaten Blora, Rabu (24/5/2017) siang.

"Betul infonya. Lokasi penyimpanan di sebuah gudang sewaan, kawasan Desa Berbak, Kecamatan Ngawen, Blora," kata Djarod melalui pesan singkat, Kamis (25/5/2017) siang.

Pengungkapan kasus itu hasil pengembangan kasus serupa di wilayah Kendal.

"Nama pemilik juga sama, inisial LK," kata Djarod.

Meski sudah mengetahui nama pemilik, Djarod berujar pihaknya belum menetapkan LK sebagai tersangka.

Saat ini, status LK masih saksi.

Dalam berita sebelumnya, Tim Satuan Petugas (Satgas) Mafia Pangan Ditreskrimsus Polda Jateng mengungkap praktik penimbunan gula putih kristal di Jalan Pelabuhan Kendal, Desa Mororejo, Kaliwungu, Kendal, Rabu (10/5/2017).

"Kami temukan ada 722 sak atau setara 35 ton gula kristal kemasan 50 kilogram bermerk Gendhis," ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova saat gelar perkara di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa 23/5/2017) siang.

Lokasi penyimpanan gula di pabrik PT KMP.

Djarod menyebut PT KMP adalah produsen kayu lapis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved