Tribun Jogja Edisi Besok

Dinasti Politik Suburkan Praktik Korupsi

Dalam praktik penyelenggaran Pilkada sejak 2015, ramai fenomena dinasti politik atau lingkaran keluarga dalam jabatan politik.

Dinasti Politik Suburkan Praktik Korupsi
indopolitika.com
Ilustrasi: Kepala Daerah 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam praktik penyelenggaran Pilkada sejak 2015, ramai fenomena dinasti politik atau lingkaran keluarga dalam jabatan politik.

Fenomena ini dinilai mampu menciptakan hegemoni atau pengaruh kepemimpinan atas berbagai sumber kekuasaan politik, ekonomi, dan sosial di masyarakat sehingga memunculkan praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Pakar Hukum UII Prof. Dr. Ni'matul Huda mengatakan, dinasti politik bisa menjadi masalah sosiologis dalam realita masyarakat.

Kekuasaan hanya sebagai pintu masuk alat-alat kekuasaan ekonomi politik dikuasai oleh keluarga aktor dari dinasti politik.

Selengkapnya simak halaman 3 Tribun Jogja edisi Minggu (21/5/2017). (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved