Polisi Gerebek Pabrik Merica Palsu "Cap Dua Lombok"

Produk merica palsu beredar di Surabaya. Polisi menggerebek pusat produksi merica palsu bermerek "Cap Dua Lombok" itu di Jalan Ploso Timur

Polisi Gerebek Pabrik Merica Palsu
Tribun Jogja
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Produk merica palsu beredar di Surabaya. Polisi menggerebek pusat produksi merica palsu bermerek "Cap Dua Lombok" itu di Jalan Ploso Timur awal pekan lalu.

"Kami kategorikan palsu karena bahan bubuk merica dicampur dengan nasi kering yang dihaluskan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, dikonfirmasi Selasa (16/5/2017).

Komposisi pencampuran nasi kering dengan merica, menurut pengakuan pemilik usaha, lebih banyak nasi keringnya.

"Nasi kering setelah dihaluskan warnanya hampir sama dengan merica," ujarnya.

Dalam sebulan, sebanyak 2,5 ton merica campuran diproduksi dan diedarkan di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Merica palsu itu dibungkus dalam kemasan 50 miligram, dan dijual Rp 15.000 per lusin.

"Selain belum memiliki izin edar dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produsen merica disebut melakukan pelanggaran, yaitu mencampur bahan baku yang tidak sesuai dengan mutunya dengan tujuan mengurangi nilai produksi," jelas Shinto.

Produsen terancam Pasal 142 Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hukumannya minimal lima tahun penjara. (Kompas.com/Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved