Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta Gelar Aksi Diam di Kantor Gubernur DIY

Aksi tersebut digelar menyusul insiden pembubaran pameran bertema Wiji Thukul

Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta Gelar Aksi Diam di Kantor Gubernur DIY
Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana
Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo) melakukan aksi diam di depan Kantor Gubernur DIY, Selasa (16/5/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo) melakukan aksi diam di depan Kantor Gubernur DIY, Selasa (16/5/2017).

Aksi tersebut digelar menyusul insiden pembubaran pameran bertema Wiji Thukul, di Pusat Studi Hak Asasi Manusia UII pada 8 Mei 2017 lalu.

Koodinator Umum Makaryo, Tri Wahyu, mengatakan pihaknya melakukan aksi diam sebagai bentuk dukungan dan menginginkan percepatan penyelesaian kasus yang terjadi di Pusham UII beberapa waktu lalu.

Wahyu menambahkan, aksi diam yang dilakukan pihaknya berlangsung selama satu jam ke depan, dan akan dilanjutkan dengan audiensi bersama Pemda DIY atau perwakilan dari pejabat yang berwenang, untuk menyampaikan dua pesan dari pihaknya terkait masalah di Pusham UII.

"Kami bawa dua pesan yang harus disampaikan kepada Gubernur dan Kapolda DIY," ucapnya.

Pesan pertama, pihaknya meminta agar Gubernur jangan mau manjadi aktor pro kekerasan dan demi kepentingan publik.

Gubernur DIY diharap memastikan Kapolda DIY untuk menuntaskan kasus di Pusham UII benar-benar sampai pengadilan.

Tuntutan kedua, pihaknya menginginkan Kapolda DIY untuk melihat langsung video pembubaran, kemudian tidak sungkan untuk menangkap pelaku dan memprosesnya secara hukum.

Pihaknya sangat mengapresiasi Polda DIY yang dalam waktu 9 hari mampu menangkap penyebar HOAX pemberitaan tentang Gubernur DIY.

"Kami berharap, prestasi baik Polda ini juga berlaku untuk kasus-kasus yang lain dan siapapun pelapornya termasuk kasus pembubaran pameran lukisan di Pusham UII," pungkasnya. (*)

Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved