Piutang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Capai Rp 20 M, Nyonya Meneer Tunggak Rp 7,4 Miliar

Dari total piutang yang mencapai sekitar Rp 20 miliar tersebut, PT Nyonya Meneer menyumbang sekitar 37 persen atau sekitar Rp 7,4 miliar.

Piutang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Capai Rp 20 M, Nyonya Meneer Tunggak Rp 7,4 Miliar
id.wikipedia.org
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - PT Nyonya Meneer berkontribusi terbesar tagihan piutang BPJS Ketenagakerjaan Majapahit Semarang.

Dari total piutang yang mencapai sekitar Rp 20 miliar tersebut, PT Nyonya Meneer menyumbang sekitar 37 persen atau sekitar Rp 7,4 miliar.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Majapahit Semarang, Yosef Rizal mengaku kesulitan menagih tunggakan iuran jaminan sosial tenaga kerja PT Nyonya Meneer.

Pihaknya menyerahkan penagihan iuran tersebut kepada Kejaksaan Negeri dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang.

"Kami sudah menyerahkan surat pemberitahuan pemanggilan tapi tidak ada respons. Makanya kami bekerjasama dengan KPKNL," jelas dia, Senin (8/5/2017).

Menurutnya, KPKNL Semarang memiliki kewenangan untuk melakukan penagihan dan menyita aset perusahaan tersebut.

"Jika penagihannya sudah sampai ke KPKNL, mereka berhak untuk menyita asetnya, kemudian dilelang untuk melunasi tunggakan," jelas dia. (tribunjateng)

Editor: oda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved