Kenangan Kisah Sosok Mbah Gotho, Manusia Tertua di Dunia Asal Sragen yang Kini Telah Tiada

Suryanto merupakan cucu yang merawat Mbah Gotho, lelaki asal Sambungmacan Sragen yang diketahui berusia 146 tahun.

Kenangan Kisah Sosok Mbah Gotho, Manusia Tertua di Dunia Asal Sragen yang Kini Telah Tiada
Tribun Solo/ Imam Saputro
Jenazah Mbah Gotho diusung kemudian dibawa dengan mobil ambulan untuk dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. (*) 

TRIBUNJOGJA.COM - "Sudah tujuh hari terakhir simbah sudah nggak mau makan, sampai akhir hayat simbah, " kata Suryanto mengawali cerita kepada TribunSolo.com, Senin (1/5/2017).

Suryanto merupakan cucu yang merawat Mbah Gotho, lelaki asal Sambungmacan Sragen yang diketahui berusia 146 tahun.

Mbah Gotho juga disebut-sebut sebagai manusia tertua di dunia.

Pemakaman mbah Gotho dilakukan di TPU Panggung, Desa Cemeng, Sambungmacan, Sragen, Senin (1/5/2017).

Menurut Suryanto, Mbah Gotho sudah sakit sejak 12 April 2017 dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soehadi Prijonegoro, Sragen.

"Tapi simbah sudah tidak suka dirawat di RS, bahkan ia pernah meminta daripada disuntik-suntik mending dibuang ke nggawan (Bengawan Solo), " ungkap Suryanto.

Mbah Gotho kemudian meminta pulang pada 18 April 2017.

"Simbah marah kemudian minta pulang, saya bilang dokter dan diperbolehkan, " kata Suryanto.

Menurut Suryanto, belakangan ini, Mbah Gotho sendiri ketika ditanya mempunyai keinginan apa, ia mengatakan hanya ingin mati.

Pria asal Klaten ini bahkan sudah menyiapkan nisan, kayu untuk peti dan sebidang tanah di pekuburan desa setempat.

Halaman
123
Editor: ton
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved