Cerita Bidan yang Suami dan 2 Anaknya Meninggal saat Banjir Bandang Menerpa Mereka

Aryati harus merelakan suami, bersama dua buah hati, serta satu pembantu rumah tangganya, meninggal dunia.

Cerita Bidan yang Suami dan 2 Anaknya Meninggal saat Banjir Bandang Menerpa Mereka
tribunjogja/azka ramadhan
Bidan Aryati, didampingi salah seorang kerabatnya, saat dijumpai di RSUD Tidar Kota Magelang, Senin (1/5/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Salah satu korban selamat dalam musibah banjir bandang yang melanda Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Aryati Rahayu (29), kondisinya sudah semakin membaik.

Saat dijumpai di RSUD Tidar Kota Magelang, pada Senin (1/5/2017) siang, tampak perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai bidan desa itu, mendapat kunjungan dari beberapa kerabatnya.

"Kondisi saya sudah baikan, tidak ada patah tulang seperti yang diberitakan, cuma luka-luka lebam saja. Alhamdulillah," katanya.

Baca: Korban Meninggal Musibah Banjir Bandang di Magelang Bertambah Lagi

Meski selamat dari bencana, Aryati harus merelakan suami, bersama dua buah hati, serta satu pembantu rumah tangganya, meninggal dunia.

Saat banjir bandang menerjang, ia bersama anggota keluarganya tengah bersiap-siap berangkat, menghadiri acara kondangan salah satu kerabatnya.

"Saya lihat mereka, sekitar tiga detik, kemudian lumpur dan air menerpa kami, terus terpisah begitu saja. Mereka terseret arus," kisahnya.

Ia berujar, ketika itu, anaknya yang masih berusia 16 bulan, Izma Salfina, tengah tertidur pulas di dalam kamar, sehingga tak terselamatkan.

"Ya, tertidur di kamar, anak belum punya dosa, insyaallah surga," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved