Rasakan Serunya Susur Sungai dan Tebing di Wisata Alam Karst Tubing
Karst Tubing yang terletak di dusun Surobayan, Argomulyo Sedayu, Bantul ini ,merupakan destinasi wisata susur sungai dengan tebing
Penulis: gsk | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Berbicara destinasi wisata di Yogyakarta seakan tidak akan ada habisnya.
Setiap waktu terus muncul destinasi wisata baru yang menarik di kota Gudeg ini. Salah satu wisata alam yang menawan ialah Karst Tubing.
Karst Tubing yang terletak di dusun Surobayan, Argomulyo Sedayu, Bantul ini ,merupakan destinasi wisata susur sungai dengan tebing sekitar berupa batuan karst (kapur).
Tempat wisata tersebut mempunyai track susur sungai yang panjang, sungai Konteng sebagai alur yang dilewati mempunyai kedalaman antara 1,5 meter hingga 4 meter.
Susur sungai di Karst Tubing tersebut, dibagi menjadi dua jalur.
Jalur track pertama ditempuh dengan jarak 1.900 meter, sedangkan track kedua dengan jarak 1,4 Km ditempuh dalam waktu selama 45 menit hingga 1 jam.
Menurut Windi salah seorang pengelola objek wisata Karst Tubing tersebut, tempat tersebut baru dibuka pada tahun 2016 lalu.
"Tempat ini dulu ditemukan oleh pak Arif, yang kini menjadi pemilik kawasan wisata ini. Ia memang sering blusukan ke sungai untuk melihat potensi wisata sekitar," ujar Windi.
Ia juga menambahkan bahwa Arif sendiri yang mengupload foto-foto blusukannya tersebut ke media sosial terutama instagram.
Hal tersebutlah yang membuat antusias banyak masyarakat untuk mengunjungi Karst Tubing tersebut.
Menyusuri sungai di Karst Tubing tersebut, pengunjung akan menggunakan ban dalam bekas.
Khusus anak-anak, mereka akan dipandu langsung oleh guide dari tempat wisata tersebut.
Dalam sekali perjalanan menyusuri sungai di Karst Tubing, para pengunjung akan dibagi dalam tiap grupnya.
Masing-masing grup akan berjalan menyusuri sungai dengan kuota 15 orang, yang akan dipandu dengan tiga guide.
Bagi Anda yang gemar memacu adrenalin, Anda dapat berhenti di sebuah tebing dan melompat ke sungai segar yang kedalamannya sekitar 4 meter tersebut.
Sensasi melompat dari ketinggian tebing karst (kapur), menjadi daya tarik tersendiri ditempat tersebut.
Menurut Windi Karst Tubing tersebut memiliki kontur batu yang istmewa, karena batuan karst atau batuan kapur tersebut terbentuk secara alami dengan bentuk meliuk mengikuti aliran sungai Konteng.
Ia juga menambahkan bahwa batuan kapur tersebut tidak terlalu keras sehingga tidak berbahaya jika pengunjung terkena benturan.
Selain menyusuri sungai yang memacu adrenalin tersebut, di Karst Tubing ini, mayarakat juga diajak untuk tidak membuang sampah di sekitar sungai.
Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar.
Di sekitar sungai ada juga dua jembatan, dimana di setiap jembatan tersebut ada bak sampah yang ditujukan untuk membuang sampah.
Dan pada seminggu sekali ada truk sampah yang mengambil sampah-sampah tersebut.
Suasana teduh disekitar Karst Tubing dengan pepohonan rindang, membuat para pengunjung betah untuk berlama-lama menyusuri sungai.
Warung yang berada di sekitar Karst Tubing, bisa sebagai tempat bersantai bagi para pengunjung dengan memesan berbagai menu hidangan makanan dan minuman yang disediakan.
Windi mengatakan bahwa, saat liburan tiba pengunjung yang datang ketempat tersebut bisa membludak.
Tak jarang juga wisatawan dari mancanegara juga berkunjung ke wisata susur sungai tersebut.
Untuk biaya susur sungai di Karst Tubing, biaya yang di keluarkan juga dibagi menurut track yang dipilih pengunjung.
Untuk wisatawan lokal, yang ingin memilih menyusuri sungai dengan track pertama, Anda dikenai biaya sebesar Rp40.000.
Untuk track kedua susur sungai anda dikenai biaya sebesar Rp 50.000.
Dari biaya tersebut, pengunjung akan mendapatkan satu paket peralatan susur sungai per orang.
Antara lain helm, pelampung, sepatu karet ,dan ban.
Selain itu pengunjung juga akan mendapatkan snack berupa makanan tradisional seperti kacang rebus, singkong, ubi dan lain-lain.
Untuk menuju ke Karst Tubing tersebut, dari kota Yogyakarta Anda bisa menuju ke jalan Wates hingga Pertamina Rowulu.
Lalu menuju ke barat, hingga bertemu jalan yang berbelok ke selatan (kiri),.
Sekitar 1 km Anda bisa ikuti papan penunjuk jalan yang akan menunjukan sampai di lokasi. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/seru-susur-sungai-lagi_20170429_131503.jpg)