Kerja Satgas Saber Pungli Belum Solid

Inspektorat Kabupaten Klaten sebagai salah satu intansi yang menggawangi Satgas Sber Pungli justru tidak mengetahui kasus tersebut.

Kerja Satgas Saber Pungli Belum Solid
Net
ILUSTRASI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Meski digawangi sejumlah intansi, kinerja Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Stgaas Saber Pungli) Kabupaten Klaten belum solid.  Pasalnya intansi yaang menggawanginya justru berjalan sendiri-sendiri.

Seperti dalam kasus dugaan pungli di Kecamatan Manisrenggo yang dilaporkan melalui Wadul Kapolres yang kemudian ditindaklanjuti oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Klaten sebagai yang menggawangi Kelompok Kerja (Pokja) Penindakan Satgas Saber Pungli.

Di sisi lain, Inspektorat Kabupaten Klaten sebagai salah satu intansi yang menggawangi Satgas Sber Pungli justru tidak mengetahui kasus tersebut.

Inspektur Inspektorat Klaten sekaligus Wakil Ketua I Satgas Saber Pungli, Syahruna mengaku belum mendapatkan laporan terkait penindakan tersebut.

Padahal menurutnya segala kegiatan Saber Pungli berangkat dari Inspektorat yang merupakan sekretariat Satgas Saber Pungli.

"Saya belum tahu, belum dapat laporan juga," katanya, Jumat (28/4/2017).

Diakuinya meski ditunjuk sebagai sekretariat, hingga saat ini belum berjalan optimal. Ia berdalih kondisi ini disebabkan adanya rencana pemindahan kantor Inspektorat ke gedung bekas Kantor Ketahanan Pangan.

Syahruna mengungkapkan keberadaan kantor baru tersebut akan menunjang kegiatan Satgas Saber Pungli lantaran sekretariat berada dalam satu atap.

"Pindahannya menunggu pembangunan gedung bekas Ketahanan Pangan yang dilakukan DPU PR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang)," paparnya.

Terpisah, Wakapolres Klaten sekaligus Ketua Satgas Saber Pungli, Kompol Hari Sutanto mengatakan penindakan berupa pemeriksaan Camat Manisrenggo, Purnomo Hadi merupakan tindaklanjut dari laporan yang masuk melalui layanan pengaduan Wadul Kapolres.

Pihaknya tidak bermaksud untuk mengabaikan intansi lainnya yang menggawangi Satgas Saber Pungli.

"Perkara ini akan segera kami gelar bersama intansi lainnya, kan di dalamnya (Satgas Saber Pungli) bukan hanya Polres. Jadi harus minta pendapat yang lainnyaa," ujarnya.

Satgas Saber Pungli dibentuk akhir tahun lalu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 300/316 Tahun 2016 tersebut memiliki anggota sebanyak 72 personel terdiri dari berbagai instansi baik Inspektorat Kabupaten Klaten, Polres Klaten, Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten, Pengadilan Negeri (PN) Klaten, dan Kodim 0723/Klaten. 

Dalam kerjanya, dibagi tiga pokja, yaitu Pokja intelejen; bertugas menelusuri dugaan pungli, Pokja Pencegahan Sosialisasi dan Pembinaan; memberikan sosialisasi terkait penanggulangan pungli di tiap opd dan institusi, serta Pokja Penindakan; melakukan penindakan bilamana perkara pungli terdapat unsur pidana. (*)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved