Menlu Retno Hadiri Milad UMY Ke-36
Menlu Retno menekankan pentingnya kontribusi politik luar negeri Indonesia terhadap perdamaian di dunia.
Penulis: gil | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrar Gilang Rabbani
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menteri Luar Negeri RI Retno L. P. Marsudi hadir sebagai pembicara dalam peringatan Milad ke -36 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Selasa (25/4/2017).
Ketua Milad UMY ke-36 Laelia Dwi Anggraini mengatakan, kehadiran Menlu sesuai dengan visi misi UMY untuk memperkuat program internasionalisasi UMY.
Selain peningkatan dari segi jumlah program, harus diperkuat pula dari segi jaringan dan kerjasama secara internasional.
Dalam pidatonya, Menlu Retno menekankan pentingnya kontribusi politik luar negeri Indonesia terhadap perdamaian di dunia.
“Dalam hal demokrasi misalnya, kita menjadi tuan rumah Bali Democracy Forum yang hasilnya jadi rujukan dunia. Aset yang kedua yaitu kita berperan sebagai penjembatan perdamaian, kita jadi negara ke-8 penyumbang agen perdamaian terbanyak untuk PBB dengan 2781 personel. Dalam hal pluralisme, kita dikenal sebagai bangsa yang majemuk dan toleran,” jelasnya pada Selasa (25/4/2017).
Retno juga mengungkapkan, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam besar di Indonesia telah berkontribusi dalam penyelesaian masalah yang dihadapi pemerintah.
Diceritakannya, dalam beberapa penyelesaian masalah, Kemenlu sering menghubungi Muhammadiyah terkait langkah apa yang akan diambil.
"Muhammadiyah secara keseluruhan juga sangat penting bagi Indonesia untuk mempertahankan wajah Indonesia sebagai negara yang majemuk. Sehingga UMY sebagai salah satu institusi Muhammadiyah juga diharapkan bisa menjadi agen yang mencerdaskan bangsa dalam konteks bhinneka tunggal ika," tutur Retno. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/menteri-luar-negeri-ri-retno-l-p-marsudi-saat-memberikan-pidato_20170425_175200.jpg)