Dekanat Saintek UIN Sunan Kalijaga Beri Arahan kepada Mahasiswa Bidikmisi

Mahasiswa program Bidikmisi seharusnya bersyukur. Wujud syukur ini bisa dilakukan dengan menjalankan kuliah dan belajar sebaik-baiknya.

sekolahpascasarjana.com
Ilustasi: Beasiswa 

Lulusan program Bidikmisi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga juga harus memiliki profil yang khas (matang dalam pemikiran bidang keilmuaanya dan berakhlak kharimah), sehingga kelihatan keunggulannya bila dikomparasi dengan alumni  lain, demikian harap Ja’far Luthfi.

Untuk bisa memenuhi harapan tersebut tidaklah mudah, banyak tantangan yang harus diatasi.  Misalnya, bagaimana mensikapi kemudahan TI secara positif.

 Jangan sampai kemudahan TI membuat para mahasiswa menghabiskan waktu untuk hal hal yang tidak bermanfaat dan melupakan belajar, tidak bisa membagi waktu dengan baik, tidak punya semangat dalam belajar, tergoda oleh lawan jenis dan sebagainya.

Yang perlu dipahami juga bahwa, tantangan dunia kerja lebih komples dibanding dunia pendidikan. Ketika masih balajar, banyak hal yang masih bisa ditolelir (masih ada permakluman) oleh para dosen. Tetapi setelah memasuki dunia kerja, semuanya berlaku seleksi alam.

Siapa yang tidak bisa beradaptasi akan tergusur dan tidak mendapatkan tempat. Realitas yang ada, banyak formasi dan tawaran pekerjaan, tetapi tergusur dalam seleksi karena tidak memenuhi kualifikasi.

Itu semua dikarenakan semasa kuliah tidak menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk belajar, berlatih dan menempa diri.

Melalui forum ini, Ja’far Luthfi berharap bisa menjadi cambuk dan motivasi bagi semua mahasiswa Bidikmisi untuk sukses dalam belajar, berprestasi dan selanjutnya lancar dalam meniti karier.

Dr. Ibrahim, selaku pembina mahasiswa Program Bidikmisi menambahkan, agar semua mahasiswa Bidikmisi selalu mentaati aturan dan tata tertib, aktif mengasah prestasi, mempergunakan anggaran beasiswa sebaik-baiknya, agar bisa lulus tepat waktu dan benar-benar bisa mewujudkan gold generation yang bertanggungjawab terhadap masa depan bangsa, seperti yang diharapkan pemerintah, demikian pesan Dr. Ibrahim. (*)

*Oleh: Weni Hidayati-Humas Saintek

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved