Halte Trans Jogja Dinilai Masih Belum Ramah Lansia dan Difabel

Hal tersebut tercermin melalui keberadaan halte tersebut, baik yang permanen, terlebih portable.

Halte Trans Jogja Dinilai Masih Belum Ramah Lansia dan Difabel
Tribun Jogja/Hendra Krisdianto
TRANS JOGJA - Halte Trans Jogja Senopati, Minggu (9/3/2014). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY mengkritisi moda transportasi perkotaan, yakni Trans Jogja belum ramah bagi lansia dan juga difabel.

Hal tersebut tercermin melalui keberadaan halte tersebut, baik yang permanen, terlebih portable.

"Kalau dari awal kita berpikir bahwa moda transportasi juga bisa diakses difabel, maka tidak ada alasan keterbatasan tempat dan dana. Akhirnya halte tidak bisa diakses. Kami ingin itu bisa untuk lansia dan difabel," tegasnya belum lama ini di Kompleks Kepatihan.

Selain sarana dan prasarana, rendahnya kesadaran masyarkaat dalam menggunakan sarana transposrtasi massal juga menjadi perhatiannya.

Di dalam bus Trans Jogja sudah tersedia tempat khusus bagi ibu hamil, lansia, maupun difabel. Namun kenyataannya, saat ini belum bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

"Ibu-ibu hamil malah berdiri, yang duduk malah yang muda. Peran petugas di sana juga sangat dibutuhkan agar hak perempuan, lansia, dan difabel bisa terpenuhi," ujarnya. (*)

Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved